Wali Kota dan Istri Besuk 3 Pasien di RSUD, Kondisinya Mulai Membaik

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Sekian pukul 20.30 wita, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud bersama istri Hj Nurlena menjenguk korban kecelakaan simpang Muara Rapak, yang dirawat di RSUD Balikpapan Beriman, jumat (21/1/2022).

Di RSUD Beriman jalan Letjen Sutoyo Gunung Malang Balikpapan kota terdapat 5 pasien yang dirawat, namun dua meninggal dunia. Tiga pasien yang dijenguk yakni Wiwik Sulastini ibu Azka anak usia 4 tahun yang selamat dari kecelakaan menumpangi kendaraan sedan merah, Dewi Sugiah pengendara roda dua dan Muhammad Eddy sopir angkutan kota warna orange.

Wali Kota dan istri saat menjenguk didampingi Kepala DKK dr Andi Sri Juliarti, Dirut RSUD dr Cokorda Ratih, dan plt Kadis Kominfo Farid, dan menyusul Kepala Dishub Elvin Junaedi.

Pasien Wiwik Sulastini warga Samarinda ini dirawat di ICU, sedangkan Muhammad Eddy dirawat Ruang perawatan Mahoni 1 dan Dewi Sugiah di Mahoni 7.

Pasien Wiwik Sulastini warga Samarinda yang sedang ke Belakang bersama Suami M Yamin (42) dan anak nya Azka (4) mengendarai sedang merah yang posisinya kendaraan berada di samping masjid Al Munawar. Saat ini M Yamin masih menjalani perawatan intensif di RSKD sedang Azka anak laki-laki selamat dari kecelakaan dan kini dititipkan di rumah saudaranya di Balikpapan.

Ketiga pasien yang di rawat di RSUD Balikpapan kondisinya membaik dan dapat diajak komunikasi meskipun masih lemah.

Wali Kota berdialog singkat dengan ketiganya dan berharap para korban dapat melalui musibah ini dengan sabar dan segera sembuh.
Wali Kota juga menyampaikan bela sungkawa bagi korban meninggal dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

” Yang meninggal semoga ditempatkan yang layak disisi Allah dan yang luka bisa segera sembuh beraktivitas kembali, ” ujarnya.

Baca juga ini :  PHM Kembangkan Teknologi Pengeboran Tepat Guna di WK Mahakam, Ini Hasilnya

Dihadapan wali Kota, Muhammad eddy sopir angkot orange mengaku kendaraan angkutan ini dalam keadaan kosong dan berada paling depan di lampu merah simpang Muara Rapak ” Mobil saya teputar putar dan terlempar 10 meter dihantam dari belakang. Untungnya gak penumpang kosong karena baru keluar, ” tutur Eddy didambakan istrinya.

Para korban yang mengalami luka dan dirawat di RSUD Beriman rata-rata mengalami luka di kepala, dada, tulang rusuk karena benturan keras.

“Ibu Dewi Sugiah luka di dada karena hantaman keras tadi kita Pakai selang keluarkan cairan ya torak dadanya,” ujar Dr Dekky.

Sedangkan sopir angkot Muhammad Eddy Mengalami cidera kepala ringan, luka lecet seluruh tubuh ada robek si kiri, alis dan tangan kiri dan pasien Wiwik Sulastini mengalami Hematutorak benturan di dada sehingga diambil cairan yang sempat mengalami pendarahan didada.

” Itu juga sudah dikeluarkan. Kalau luka di wajah pipi itu bengkak benturan saking kencang nya. Yang dilantai dua stabil dan ruang ICU belum, “tambahnya.

Diketahui dari data Dinas Kesehatan Kota Balikpapan hingga jumat malam Pukul 19.00 wita, ada 31 pasien luka-luka dan 4 meninggal dunia. Dari 31 pasien, 5 sudah diperbolehkan pulang dengan rawat jalan sedangkan sisanya masih di rawat di RSUD, RSKD, Restu Ibu, RS Tentara dan RS Pertamina.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.