Waspadai Racikan Leonard Tupamahu, Bek Persiba Balikpapan Abdul Rahman: Kami Punya Motivasi Lebih

Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rachman / FB Persiba
Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rachman / FB Persiba

SIDOARJO, Inibalikpapan.com — Persiba Balikpapan menghadapi tantangan berlapis saat bertamu ke markas Deltras FC pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27. Selain menghadapi tim yang sedang tampil impresif, Beruang Madu juga harus berhadapan dengan sosok yang sudah tidak asing lagi, Leonard Tupamahu.

Leonard merupakan mantan pelatih Persiba Balikpapan pada musim 2025/2026. Kini, ia menangani Deltras yang mengawali kompetisi dengan catatan sempurna tiga kemenangan.

Bek Persiba Balikpapan, Abdul Rahman, menilai kekuatan Deltras musim ini jauh lebih siap dibandingkan musim sebelumnya. Karena itu, Persiba diminta tidak lengah saat kedua tim bertemu di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (4/10/2026).

“Deltras jauh lebih siap daripada musim lalu, dan di sana ada Coach Leo,” ujar Abdul Rahman, dalam sesi konfrensi pers, Sabtu 3 Oktober 2026.

Kehadiran Leonard membuat Abdul Rahman memiliki gambaran mengenai karakter permainan yang kemungkinan diterapkan Deltras. Ia mengaku masih mengingat sejumlah pola taktik yang pernah diterapkan Leonard ketika menangani Persiba.

“Secara garis besar saya masih ingat cara taktik Coach Leo,” katanya.

Namun, pengalaman tersebut tidak membuat Abdul Rahman ingin Persiba terlalu fokus pada sosok Leonard. Menurutnya, persoalan utama yang harus diselesaikan adalah performa tim sendiri.

“Tapi yang paling penting kami fokus sama tim sendiri, bagaimana besok bisa dapat poin,” tegasnya.

Tiga Kekalahan Jadi Beban Persiba

Persiba datang ke Sidoarjo dengan tekanan setelah menelan tiga kekalahan pada tiga pertandingan awal musim.

Sebaliknya, Deltras menjadi pemuncak klasemen sementara Grup B setelah menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Perbedaan start kedua tim membuat Persiba menghadapi ujian berat. Namun, Abdul Rahman tidak menampik bahwa rangkaian hasil buruk tersebut turut memengaruhi kondisi psikologis pemain.

“Pasti ada efek karena kita belum pernah menang,” ungkapnya.

Situasi tersebut menjadi perhatian para pemain senior Persiba. Abdul Rahman menyebut dirinya bersama pemain-pemain senior lainnya berusaha menjaga motivasi skuad yang banyak dihuni pemain muda.

Menurutnya, para pemain muda Persiba membutuhkan dukungan agar tekanan akibat tiga kekalahan tidak mengganggu penampilan mereka di lapangan.

“Ini tugas saya dan pemain senior lain buat membangkitkan pemain-pemain muda,” ujarnya.

Bertemu Mantan Pelatih Jadi Motivasi Tambahan

Pertemuan dengan Deltras sekaligus Leonard Tupamahu justru menjadi motivasi tambahan bagi Persiba.

Abdul Rahman menyebut faktor tersebut membuat pertandingan di Stadion Gelora Delta memiliki tantangan tersendiri bagi skuad Beruang Madu.

“Kebetulan lawannya Deltras dan mantan pelatih, tentu kami punya motivasi lebih untuk pertandingan besok,” katanya.

Persiba pun memburu hasil positif untuk menghentikan rentetan tiga kekalahan. Namun, mereka harus mampu melewati tekanan hasil buruk, menghadapi tim yang sedang berada di papan atas, sekaligus bermain di hadapan pendukung tuan rumah.

Bagi Beruang Madu, laga melawan Deltras menjadi kesempatan untuk menunjukkan respons setelah start buruk sekaligus membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing di Grup B Pegadaian Championship 2026/27.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses