380 Rumah Nikmati Gas Metana, Sudirman Tegaskan Komitmen Kota Hijau
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan terus memperkuat komitmen menjaga kualitas lingkungan hidup di tengah pesatnya pembangunan kota.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menegaskan 10 Program Lingkungan Hidup menjadi pijakan utama dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan pembangunan di Balikpapan tetap berjalan, tetapi tidak mengorbankan lingkungan. Daya dukung lingkungan harus tetap terjaga,” ujar Sudirman, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut mencakup revitalisasi taman kota, pengembangan hutan kota, hingga penataan estetika dan penerangan di titik-titik strategis. “Ruang terbuka hijau itu bukan hanya memperindah kota, tetapi juga menjadi paru-paru kota dan ruang interaksi masyarakat,” katanya.
Di sektor persampahan, Sudirman menekankan pentingnya pengelolaan dari hulu hingga hilir. “Kami terus mendorong pemilahan sampah dari rumah tangga. Kalau dari sumbernya sudah dipilah, proses pengolahan akan jauh lebih efektif,” jelasnya.
Salah satu inovasi yang sudah berjalan adalah pemanfaatan gas metana di TPA Manggar. Ia menyebutkan, sebanyak 380 sambungan rumah tangga kini telah menikmati manfaat energi alternatif tersebut.
“Gas metana yang dulunya terbuang percuma, sekarang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ini bukti bahwa pengelolaan sampah bisa memberi nilai tambah,” tegasnya.
Selain itu, DLH juga aktif melakukan pengendalian pencemaran udara dan air, serta rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir. “Mangrove sangat penting untuk melindungi pantai kita dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.
Sudirman menambahkan, pihaknya juga tidak segan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. “Kalau ada yang melanggar aturan dan merusak lingkungan, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut berperan aktif. “Lingkungan yang sehat adalah investasi jangka panjang. Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan semua pihak agar Balikpapan tetap menjadi kota yang nyaman dan berkelanjutan,” pungkasnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)
BACA JUGA
