5 Tahun Gagal Mudik, Warga Balikpapan Ini Akhirnya Pulang Berkat Program PLN

Pemudik bersama anaknya melintas di pintu keberangkatan saat mengikuti program Mudik Gratis PLN di Balikpapan.
Pemudik bersama anaknya melintas di pintu keberangkatan saat mengikuti program Mudik Gratis PLN di Balikpapan. (

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Bagi Abdul Rahman (53), Lebaran selama lima tahun terakhir bukan tentang kumpul keluarga, tapi menahan rindu dari jauh.

Biaya tiket pesawat dari Balikpapan ke kampung halamannya yang bisa tembus Rp1,7 juta per orang membuatnya memilih bertahan di perantauan. Bahkan tahun lalu, ia masih merayakan Idulfitri tanpa pulang.

Tahun 2026 ini jadi berbeda. Abdul Rahman bersama istri dan anaknya akhirnya bisa pulang lewat program Mudik Nyaman Bersama BUMNdari PLN. Mereka berangkat dari Balikpapan menuju Surabaya pada 14 Maret 2026 menggunakan KM Dorolonda.

Tanpa program ini, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai jutaan rupiah.

“Ini pertama kalinya kami ikut program mudik gratis. Alhamdulillah perjalanan lancar dan pelayanannya sangat baik,” katanya.

Hemat Jutaan Rupiah, Dampaknya Langsung Terasa

Program mudik gratis ini bukan sekadar perjalanan, tapi solusi nyata.

Abdul Rahman mengaku bisa menghemat hingga sekitar Rp1,6 juta per orang. Bagi keluarga seperti dirinya, angka itu sangat berarti.

Dana yang seharusnya untuk tiket kini bisa digunakan untuk kebutuhan lain saat Lebaran di kampung.

Mudik kali ini bukan perjalanan biasa. Setelah lima tahun, Abdul Rahman akhirnya bisa kembali merasakan suasana Lebaran bersama keluarga besar—sesuatu yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan.

“Yang penting bisa kumpul lagi. Itu yang paling dirindukan,” ujarnya.

Ia berharap program seperti ini terus berlanjut, karena masih banyak warga Balikpapan yang mengalami hal serupa—ingin mudik, tapi terbentur biaya.

Program Mudik Nyaman Bersama BUMN yang diikuti PLN menjadi salah satu solusi agar masyarakat tetap bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa beban biaya besar.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses