685 Jamaah Haji Balikpapan Jalani Manasik Awal, Kemenhaj Tekankan Kesiapan Fisik

Meninggal Jemaah Haji Balikpapan
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Balikpapan Suharto Baijuri

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Sebanyak 685 calon jamaah haji asal Kota Balikpapan mulai mengikuti rangkaian manasik haji pertama tahun 2026 di Embarkasi Haji Batakan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi tahap awal pembekalan bagi jamaah sebelum menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan manasik kali ini dipersingkat menjadi lima hari. Durasi tersebut lebih singkat dibandingkan pelaksanaan manasik sebelumnya yang biasanya berlangsung hingga 10 hari.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan kegiatan yang digelar di tingkat kota ini merupakan pembukaan sebelum dilanjutkan dengan manasik di tingkat kecamatan.

“Ini pembukaan di tingkat kota, kemudian dilanjutkan di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, manasik selanjutnya akan dilaksanakan di enam kecamatan di Kota Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, jamaah akan mendapatkan materi terkait kebijakan penyelenggaraan haji, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari pemerintah Arab Saudi.

Selain penyampaian materi, manasik juga diisi dengan praktik langsung pelaksanaan ibadah haji agar jamaah memahami setiap tahapan rukun haji dengan baik.

“Manasik juga akan diisi dengan praktik haji, sehingga rukun-rukun haji tidak tertinggal,” kata Suharto.

Ia juga mengingatkan para calon jamaah agar mulai memperhatikan kondisi kesehatan sejak dini. Menurutnya, ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang baik karena rangkaian ibadahnya cukup menguras tenaga.

Jamaah diimbau untuk mulai menjaga pola makan serta rutin berolahraga agar kondisi tubuh tetap prima saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kalau fisik kita baik, maka pelaksanaannya bisa maksimal dan jamaah bisa berangkat,” tuturnya.

Proses Administrasi Selesai

Suharto menambahkan seluruh calon jamaah haji asal Balikpapan yang mengikuti manasik tahun ini telah menyelesaikan seluruh proses administrasi.

“Mereka sudah selesai semua administrasi dan saat ini juga ikut manasik,” sebutnya.

Dalam pelaksanaannya, jamaah lanjut usia (lansia) akan mendapatkan bimbingan khusus yang dibedakan dari jamaah lainnya. Pendampingan tersebut terutama berkaitan dengan kesiapan fisik dan ketahanan selama menjalankan ibadah.

Terkait situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Suharto memastikan calon jamaah tidak perlu khawatir. Pemerintah tetap menjamin penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai rencana.

“Tidak ada penundaan atau pembatalan untuk ibadah haji tahun ini,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses