Agak Laen: Menyala Pantiku Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Kalahkan Jumbo dan KKN di Desa Penari
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Film Agak Laen: Menyala Pantiku resmi mencetak sejarah baru perfilman Indonesia. Setelah penayangan perdananya, jumlah penonton film komedi ini menembus lebih dari 10.250.000 orang, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Angka ini sekaligus mengalahkan Jumbo yang meraih 10.233.002 penonton dan KKN di Desa Penari dengan 10.073.332 penonton sebelumnya.
Kabar rekor tersebut diumumkan oleh akun imajinari.id, salah satu rumah produksi yang terlibat dalam film ini.
“Terima kasih sudah kesempatan #AgakLaenMenyalaPantiku untuk menebar tawa, menjadi bagian dari sejarah perfilman di Indonesia” — imajinari.id
Unggahan ini ramai disambut antusias oleh para penonton dan penggemar film lokal di berbagai platform media sosial.
Sinopsis Agak Laen: Menyala Pantiku
Film ini merupakan karya komedi yang berdiri sendiri dan bukan lanjutan cerita dari Agak Laen pertama, meskipun tetap dibintangi oleh kuartet komika populer: Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga.
Dalam cerita Agak Laen: Menyala Pantiku, keempatnya berperan sebagai empat detektif polisi yang dikenal sering gagal dalam berbagai misi mereka. Karena reputasi yang buruk, mereka diberikan kesempatan terakhir untuk menunjukkan kemampuan mereka dengan misi yang sama sekali baru dan penuh tantangan.
Petunjuk kasus membawa mereka ke sebuah panti jompo misterius, tempat buronan dalam kasus pembunuhan anak seorang wali kota diduga bersembunyi. Untuk menyelidikinya, mereka harus menyamar dan menyusup ke dalam panti tersebut — langkah yang bukan hanya memaksa mereka menghadapi teka-teki kriminal, tetapi juga kejadian lucu dan kekonyolan khas mereka sendiri.
Interaksi dengan para penghuni panti yang beragam, situasi penyamaran penuh salah paham, serta dinamika hidup pribadi para tokoh membuat Agak Laen: Menyala Pantiku menjadi kombinasi komedi, misteri ringan, dan banyak momen emosional yang menyentuh.
Keberhasilan yang Menandai Tonggak Baru Perfilman Indonesia
Agak Laen: Menyala Pantiku ditayangkan secara nasional sejak 27 November 2025 dan langsung menarik perhatian publik sejak hari-hari awal rilisnya.
Capaian lebih dari 10,25 juta penonton menunjukkan bahwa film lokal bukan hanya mampu bersaing secara komersial, tetapi juga berhasil menyentuh selera luas penonton Indonesia lintas umur, latar, dan selera genre.***
BACA JUGA
