Ahmad Amiruddin Beberkan Kunci Comeback Dramatis PSM Makassar di Kandang PSIM Yogyakarta
BANTUL, Inibalikpapan.com – PSM Makassar menunjukkan semangat pantang menyerah saat memutus tren negatif dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Sempat tertinggal lebih dulu, skuat asuhan Bernardo Tavares (yang diwakili asisten pelatih) berhasil menang 2-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026).
Gol dramatis dari Luca Cumic (79’) dan Dusan Lagator di masa injury time (90+9’) membungkam pendukung tuan rumah yang sempat bersorak berkat gol Deri Corfe pada menit ke-54.
Apresiasi untuk Kerja Keras dan Manajemen
Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya terhadap performa para pemain. Menurutnya, kemenangan ini adalah hasil dari sinergi kuat antara pemain dan manajemen yang terus memberikan dukungan di masa sulit.
“Terima kasih kepada manajemen yang tidak pernah lelah mendukung perjuangan tim, baik dalam kegiatan di luar lapangan maupun datang langsung saat sesi latihan,” ujar Amiruddin dalam sesi post match press conference, dikutip dari laman ileague.
Ia juga memberikan kredit khusus kepada para pemain yang tetap tenang meski berada dalam posisi tertinggal. “Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada para pemain yang menunjukkan kerja keras sehingga kita bisa meraih poin penuh hari ini,” sambungnya.
Momentum Perubahan Taktik di Babak Kedua
Penyerang asing PSM, Luca Cumic, yang menjadi aktor kebangkitan lewat gol penyeimbangnya, menjelaskan adanya perubahan pendekatan permainan di babak kedua.
“Di babak pertama kami lebih banyak bertahan, namun di babak kedua kami berani bermain menyerang dan berhasil mendapatkan gol pertama,” ungkap penyerang asal Serbia tersebut.
Cumic menyebutkan bahwa gol pertama menjadi titik balik mentalitas timnya untuk terus menggempur pertahanan Laskar Mataram hingga menit akhir. “Setelah itu kami mendapat momentum. Dengan kerja keras serta keberuntungan, kami bisa mencetak gol kedua. Saya persembahkan gol hari ini untuk keluarga saya,” pungkas pemain yang baru didatangkan di putaran kedua ini.
Juku Eja Jauhi Zona Bawah
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSM Makassar untuk terus memperbaiki posisi di klasemen sementara. Tambahan tiga poin ini tidak hanya mengakhiri puasa kemenangan dalam enam laga terakhir, tetapi juga menjadi suntikan moral luar biasa menjelang pekan-pekan krusial akhir musim.
Bagi PSIM Yogyakarta, kegagalan mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir menjadi evaluasi besar bagi pelatih Jean-Paul van Gastel jika masih ingin bersaing di papan atas klasemen.
BACA JUGA
