Aksi Nyata di Hari Kesehatan Dunia, PPN Kilang Balikpapan Kumpulkan 100 Kantong Darah
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Dalam momen Hari Kesehatan Dunia 2026, aksi yang digelar PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan berhasil mengumpulkan 100 kantong darah—jumlah yang bisa membantu puluhan pasien yang membutuhkan transfusi di rumah sakit.
Dari 123 peserta yang ikut, sebanyak 100 kantong darah berhasil dikumpulkan. Dalam praktik medis, satu kantong darah bisa membantu lebih dari satu pasien, tergantung kebutuhan transfusi. Artinya, ratusan pasien berpotensi terbantu dari satu kegiatan ini.
Kegiatan berlangsung di halaman On Site Clinic Kantor Besar dan melibatkan tenaga medis dari RS Kanujoso Djatiwibowo serta Puskesmas Karang Jati untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai standar.
Di kota seperti Balikpapan, kebutuhan darah tidak pernah berhenti. Mulai dari pasien operasi, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu, semuanya bergantung pada ketersediaan stok darah.
Karena itu, kegiatan seperti ini punya dampak langsung yang sering tidak terlihat, tapi sangat krusial.
“Setetes darah bisa jadi harapan hidup bagi orang lain,” ujar General Manager PPN Kilang Balikpapan, Novie Handoyo Anto.
Warga dan Pekerja Mulai Sadar: Donor Jadi Gaya Hidup Sehat
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya soal membantu orang lain. Bagi peserta, donor darah juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Banyak pekerja memanfaatkan momen ini untuk rutin memeriksa kondisi tubuh sekaligus berbagi manfaat.
Selain donor darah, peserta juga mendapatkan layanan kesehatan tambahan berupa deteksi dini HIV/AIDS melalui VCT serta skrining Tuberkulosis (TBC).
Layanan ini membuat kegiatan terasa lebih relevan dengan kebutuhan kesehatan sehari-hari.
Area Manager Communication, Relations & CSR, Dodi Yapsenang, menegaskan bahwa pendekatan kesehatan kini tidak lagi hanya soal pengobatan.
“Kami ingin mendorong kesadaran deteksi dini. Penyakit menular masih jadi tantangan yang perlu perhatian bersama,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan perubahan pendekatan, dari yang semula reaktif menjadi lebih preventif, serta dari fokus internal menuju dampak sosial yang lebih luas.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Balikpapan.
Kolaborasi antara perusahaan, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan menjadi kunci agar kebutuhan layanan medis bisa terus terpenuhi.
Jika konsisten, kegiatan seperti ini bukan hanya membantu hari ini, tapi juga memperkuat sistem kesehatan kota ke depan.
Di balik 100 kantong darah yang terkumpul, ada harapan hidup yang terus mengalir untuk warga Balikpapan. Aksi sederhana ini membuktikan bahwa kepedulian kecil, jika dilakukan bersama, bisa memberi dampak besar bagi banyak orang.***
BACA JUGA
