Aktivitas Angkutan Lebaran 2026 di Kaltim Meningkat, Arus Mudik Mulai Bergerak
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Timur mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini tercermin dari naiknya jumlah kendaraan dan penumpang di sejumlah titik transportasi utama, baik di terminal maupun pelabuhan penyeberangan.
Berdasarkan Laporan Harian Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1447 Hijriah yang dirilis oleh BPTD Kelas II Kalimantan Timur pada 19 Maret 2026, aktivitas di Terminal Tipe A Batu Ampar, Balikpapan, mengalami tren kenaikan. Jumlah kendaraan yang datang tercatat 58 unit, meningkat dari 46 unit pada hari sebelumnya.
Sementara itu, kendaraan yang berangkat mencapai 76 unit, naik dibandingkan 68 unit sehari sebelumnya.
Dari sisi penumpang, jumlah kedatangan di Terminal Batu Ampar mencapai 1.090 orang. Angka ini relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 1.083 orang, namun meningkat signifikan dari 775 orang pada hari sebelumnya.
Adapun jumlah penumpang yang berangkat mencapai 390 orang, naik dari 296 orang.
Pergerakan juga terlihat di Terminal Tipe A Samarinda Seberang. Meski jumlah kendaraan cenderung fluktuatif, aktivitas penumpang menunjukkan dinamika tersendiri. Kedatangan penumpang tercatat sebanyak 341 orang, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 180 orang.
Sementara itu, penumpang yang berangkat mencapai 349 orang, menurun dibandingkan 448 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor penyeberangan, aktivitas di Pelabuhan Kariangau Balikpapan mengalami peningkatan cukup signifikan. Jumlah kendaraan yang berangkat tercatat sebanyak 1.460 unit, naik dari 1.152 unit pada hari sebelumnya. Jumlah penumpang juga meningkat menjadi 4.480 orang, dibandingkan 3.341 orang sehari sebelumnya
Penyeberangan Feri Normal
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Kariangau, Karolus Makin, mengatakan bahwa peningkatan ini menjadi indikasi awal bergeraknya arus mudik di wilayah Kalimantan Timur.
“Pergerakan kendaraan dan penumpang sudah mulai terlihat meningkat, khususnya di penyeberangan Kariangau. Namun, jika dibandingkan dengan tahun lalu, angkanya masih belum mencapai puncaknya,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia menambahkan, jumlah trip penyeberangan di Pelabuhan Kariangau tercatat sebanyak 72 perjalanan, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Kondisi ini menunjukkan operasional penyeberangan masih berjalan normal dan mampu mengakomodasi peningkatan arus secara bertahap.
Secara umum, peningkatan aktivitas ini menandakan bahwa arus mudik Lebaran mulai bergerak, meski belum mencapai puncaknya. Puncak arus diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan keselamatan, serta memanfaatkan fasilitas transportasi resmi yang telah disiapkan guna mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 di Kalimantan Timur.***
BACA JUGA
