Animo Camping Meningkat, Kunjungan Wisatawan Pantai Manggar Berubah Pola saat Tahun Baru
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kunjungan wisatawan ke kawasan Pantai Manggar Segara Sari, Balikpapan, pada libur Tahun Baru mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada Tahun Baru lalu didominasi kunjungan harian, tahun ini justru menunjukkan tren peningkatan aktivitas wisata berbasis alam, khususnya camping.
Kepala UPT Pantai Manggar, Yusdi, mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk berkemah di kawasan pantai meningkat signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun dari pelaku usaha camping, jumlah wisatawan yang memilih bermalam di Pantai Manggar diperkirakan mencapai 400 hingga 500 orang selama perayaan Tahun Baru.
“Perbedaannya ada pada animo masyarakat. Tahun ini lebih banyak yang memilih camping. Kalau tahun lalu kebanyakan kunjungan biasa, datang lalu pulang, sekarang mereka ingin menikmati suasana lebih lama,” ujar Yusdi, Selasa (31/12).
Mengantisipasi peningkatan aktivitas tersebut, pihak pengelola Pantai Manggar telah melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Koordinasi dilakukan bersama Tim Keamanan Terpadu, Tim Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta unsur TNI, Polri, dan Basarnas.
“Semua pihak kami libatkan untuk mendukung kelancaran kegiatan wisata, terutama untuk memastikan keselamatan pengunjung yang camping maupun wisatawan umum,” jelasnya.
Target Pendapatan Tahunan
Dari sisi pendapatan, Yusdi menyebutkan bahwa UPT Pantai Manggar sebenarnya memiliki target pendapatan tahunan lebih dari Rp7 miliar. Namun hingga akhir tahun ini, realisasi baru mencapai sekitar 70 persen dari target tersebut.
Meski demikian, kondisi operasional dinilai tetap sehat. Yusdi menjelaskan bahwa biaya operasional Pantai Manggar berada di kisaran Rp4 miliar, sementara pendapatan yang telah dicapai saat ini sudah melampaui Rp5 miliar.
“Secara target memang belum tercapai sepenuhnya, tapi dari sisi operasional kita sudah surplus. Pendapatan lebih tinggi dibandingkan biaya operasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tren camping ini menjadi catatan penting bagi pengelola untuk pengembangan wisata ke depan. Menurutnya, wisata berbasis alam dan kebersamaan semakin diminati masyarakat, terutama saat momen libur panjang.
“Ini jadi evaluasi dan peluang. Ke depan, kita akan terus berbenah agar Pantai Manggar tidak hanya jadi tempat berkunjung, tapi juga ruang kebersamaan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi semua,” pungkas Yusdi.***
BACA JUGA
