Arus Penumpang Pelabuhan Semayang Meningkat, 3.212 Orang Tiba dalam Sehari

Pelni Balikpapan
Terjadi konjakan penumpang di pelabuhan semayang Balikpapan yang menggunakan kapal pelni. (Foto:Inibalikpapan.com/Samsul).

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Arus kedatangan penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan mengalami peningkatan signifikan dalam satu hari terakhir. Dua kapal penumpang milik PT PELNI (Persero), yakni KM Bukit Siguntang dan KM Dorolonda, tercatat menurunkan total 3.212 penumpang.

KM Bukit Siguntang yang melayani rute Makassar–Parepare tiba lebih dahulu pada pukul 10.00 Wita. Kapal tersebut membawa 1.816 penumpang yang langsung memadati area terminal kedatangan. Meski terjadi lonjakan, arus penumpang tetap terpantau tertib dengan pengawasan petugas di lapangan.

Selang beberapa jam kemudian, KM Dorolonda dari Surabaya sandar di pelabuhan pada pukul 13.00 Wita. Kapal ini menurunkan 1.396 penumpang, sehingga aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung padat hampir sepanjang hari.

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan peningkatan jumlah penumpang ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momentum libur panjang.

“Lonjakan penumpang memang sudah kami antisipasi, khususnya pada periode liburan. Kami memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar, aman, dan tetap mengedepankan kenyamanan penumpang,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait untuk mengatur arus keluar-masuk penumpang agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.

Di area penjemputan, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memadati kawasan pelabuhan. Kondisi ini sempat memicu kepadatan, namun tetap dapat dikendalikan oleh petugas.

Secara umum, proses debarkasi berlangsung tertib tanpa hambatan berarti. Para penumpang dapat turun dengan lancar, baik yang dijemput keluarga maupun yang melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi darat.

Peningkatan arus penumpang ini kembali menegaskan peran strategis Balikpapan sebagai pintu gerbang utama di Kalimantan Timur. Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, kota ini juga berfungsi sebagai simpul transportasi yang menghubungkan wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Ke depan, PT PELNI memperkirakan arus penumpang masih akan bersifat fluktuatif, mengikuti momentum libur nasional maupun kegiatan besar lainnya. Untuk itu, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat guna mengantisipasi lonjakan serupa.

Dengan tingginya mobilitas masyarakat, Pelabuhan Semayang diharapkan terus mampu memberikan pelayanan yang optimal, sekaligus menjaga kelancaran arus transportasi laut di kawasan ini.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses