Bahas Penguatan Akses Pembiayaan Perumahan, BTN Bersama Asosiasi Properti Datangi Balai Kota
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan membahas penguatan akses pembiayaan perumahan bersama Bank Tabungan Negara (BTN) Wilayah Kalimantan dalam audiensi yang digelar di Kantor Wakil Wali Kota, Kamis (26/2) pukul 11.00 WITA.
Pertemuan tersebut membahas sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendukung pembiayaan perumahan, seiring meningkatnya kebutuhan hunian dan pertumbuhan kota.
Fokus pada Akses Hunian Layak
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan pemerintah kota terbuka terhadap kerja sama strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Kami menyambut baik inisiatif dan dukungan dari pihak perbankan, khususnya BTN, dalam memperluas akses pembiayaan perumahan. Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Bagus.
Ia menyebut kebutuhan perumahan di Balikpapan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan posisi strategis kota sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, kota yang tumbuh bukan sekadar menghadirkan gedung dan jalan, tetapi juga memastikan setiap keluarga memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup menjadi komitmen pemerintah kota.
BTN Siapkan Skema KPR Beragam Segmen
Kepala Kanwil BTN Wilayah Kalimantan, Waluyo, memaparkan sejumlah program pembiayaan, termasuk skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk berbagai segmen masyarakat.
Skema tersebut mencakup pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan tetap hingga kelompok berpenghasilan rendah. BTN juga menyatakan kesiapan mendukung program perumahan pemerintah daerah melalui skema yang adaptif dan berkelanjutan.
Libatkan Pengembang Perumahan
Audiensi turut dihadiri perwakilan asosiasi pengembang perumahan dan sektor properti seperi Apersi dan REI. Kehadiran asosiasi tersebut memperkuat pembahasan terkait dukungan sektor perbankan terhadap pengembangan perumahan di Balikpapan.
Pemerintah berharap koordinasi teknis lanjutan dapat dilakukan agar sinergi yang dibangun menghasilkan langkah yang implementatif. Utamanya dalam mendukung akses pembiayaan hunian bagi masyarakat.***
BACA JUGA
