Balikpapan Mulai Terang: 3.000 Lampu Jalan Dipasang, Target Rampung Mei 2026

Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Bagi warga Balikpapan yang terbiasa menahan napas saat melintasi jalan gelap di malam hari, kabar ini menjadi angin segar. Pemerintah kota menargetkan pemasangan sekitar 3.000 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pada 2026, demi jalan yang lebih aman, terang, dan nyaman.

Minimnya penerangan masih dirasakan warga di sejumlah ruas jalan permukiman dan jalur penghubung antarkelurahan. Saat hujan turun dan lampu kendaraan terbatas, jarak pandang kian pendek.

“Kalau malam, apalagi hujan, jalannya gelap sekali. Kami harus ekstra hati-hati,” ujar seorang warga yang setiap hari pulang kerja melintasi kawasan permukiman Balikpapan Selatan, Jumat (6/2/2026).

Kondisi ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan pengendara, pejalan kaki, hingga anak-anak sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, menegaskan penambahan PJU dilakukan berdasarkan kajian kebutuhan wilayah, bukan sekadar laporan sesaat.

Saat ini, Balikpapan baru memiliki sekitar 4.850 unit PJU. Berdasarkan kajian teknis, kota ini masih membutuhkan sekitar 6.000 unit tambahan agar penerangan jalan lebih merata.

“Tahun 2026 ini, kita realisasikan sekitar 3.000 unit,” jelas Fadli.

Lampu yang dipasang mencakup PJU tenaga surya serta PJU artistik di titik-titik tertentu.

Program Tetap Jalan

Untuk merealisasikan program ini, Dishub Balikpapan mengalokasikan anggaran sekitar Rp50–60 miliar. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, seiring kebijakan efisiensi anggaran dan belum pastinya bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Meski begitu, Fadli memastikan seluruh tahapan, mulai perencanaan hingga evaluasi, dilakukan sesuai aturan dan mendapat pendampingan dari Kejaksaan.

“Kami pastikan semua proses melalui jalur aturan yang berlaku,” tegasnya.

Titik Lampu Ditentukan Tim Supervisi

Penentuan lokasi PJU tidak ditetapkan sepihak. Titik-titik lampu ditentukan melalui tim supervisi dalam proses tender, kemudian diperkuat dengan kajian wilayah yang telah dimiliki pemerintah kota.

Jika tidak ada kendala, pemasangan ditargetkan rampung pada April hingga Mei 2026, sehingga dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat.

Penerangan jalan tidak hanya berdampak pada keselamatan lalu lintas, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi warga. Jalan yang terang memberi rasa aman bagi pekerja malam, pelaku usaha kecil, hingga aktivitas warga di lingkungan permukiman.

Di tengah dinamika pembangunan dan arus pendatang baru seiring pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), penerangan jalan menjadi elemen penting menjaga Balikpapan tetap nyaman dan ramah ditinggali.

Dengan ribuan PJU baru yang akan terpasang, Balikpapan perlahan meninggalkan wajah gelapnya. Bukan sekadar lampu yang menyala, tetapi rasa aman warga yang ikut tumbuh saat malam tiba.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses