Balikpapan Optimistis Raih Predikat Wistara di Penilaian Kabupaten Kota Sehat
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan semakin memantapkan langkah untuk meraih predikat Wistara dalam ajang Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional tahun 2025. Setelah mengikuti paparan verifikasi lanjutan dari tim penilai pusat pada Rabu (20/8/2025), jajaran Pemkot optimistis target tersebut bisa tercapai.
Dari Padapa Menuju Wistara
Sejak beberapa tahun terakhir, Balikpapan sudah menyandang predikat Padapa dalam penilaian KKS. Kini, dengan berbagai pembenahan yang dilakukan secara lintas sektor, Pemkot menargetkan untuk naik tingkat menjadi Wistara, predikat tertinggi dalam kategori kota sehat.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Koordinasi dilakukan di bawah naungan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Forum Kota Sehat.
“Alhamdulillah, paparan hari ini berjalan lancar. Kami berharap Balikpapan bisa naik level dari Padapa ke Wistara. Ini berkat kerja sama dan kekompakan seluruh OPD,” ungkap Bagus Susetyo.
Indikator Capai 87 Persen, Tinggal Satu Langkah Lagi
Dalam penilaian KKS, setiap indikator wajib memenuhi capaian minimal 91 persen. Saat ini, capaian Kota Balikpapan sudah berada di angka 87 persen. Beberapa aspek masih perlu pembenahan, terutama dalam kelengkapan data, penerbitan Surat Keputusan (SK), serta penguatan program di tingkat masyarakat.
“Ada beberapa indikator yang perlu perhatian lebih, terutama pada tatanan masyarakat sehat dan mandiri. Misalnya, penanganan stunting, penyakit TBC, dan program Keluarga Berencana (KB). Semua harus ditingkatkan agar capaian kita bisa di atas 90 persen,” jelas Bagus.
Sembilan Tatanan Penilaian
Dalam evaluasi KKS, terdapat sembilan tatanan penilaian, di antaranya permukiman dan sarana sehat, transportasi sehat, kawasan pariwisata sehat, penanganan stunting, ketahanan pangan, serta kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri.
Hampir semua indikator di Balikpapan sudah berada di atas 90 persen. Pemkot juga menegaskan bahwa data yang disampaikan bersumber langsung dari lapangan, mulai dari kader posyandu, pengurus RT, hingga puskesmas.
“Data ini bukan hasil rekayasa. Semua berasal dari masyarakat paling bawah, sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Kami ingin tim verifikator melihat langsung bagaimana upaya kita menjaga kualitas kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Verifikasi Lapangan Pekan Depan
Tim verifikator pusat dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan pada pekan depan. Mereka akan meninjau berbagai lokasi dan program yang telah dipaparkan dalam verifikasi administrasi, termasuk kampung tematik, kawasan bebas rokok, posyandu, serta program penanganan gizi.
Bagus menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan siap menghadapi tahap tersebut. “Kami optimistis, tinggal menunggu verifikasi lapangan. Semoga hasilnya sesuai harapan, sehingga Balikpapan bisa meraih predikat Wistara,” tutupnya.
Harapan Besar Masyarakat
Predikat Wistara bukan hanya penghargaan, melainkan juga pengakuan atas komitmen seluruh elemen kota dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan lestari. Jika berhasil, Balikpapan akan sejajar dengan sejumlah kota besar lain di Indonesia yang sudah terlebih dahulu meraih predikat Wistara.
Bagi warga, capaian ini diharapkan tidak hanya berhenti pada prestasi semata, tetapi juga memberi dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari: mulai dari lingkungan bersih, fasilitas kesehatan yang mudah diakses, hingga kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA
