Balikpapan Salurkan Bantuan Hampir Rp5 Miliar untuk Aceh dan Sumatera
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya dalam solidaritas kebangsaan dengan menyiapkan bantuan dana dan donasi kemanusiaan senilai hampir Rp5 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam keterangan pers usai rapat koordinasi penanganan bencana dan arahan dari Menteri terkait dukungan daerah, Minggu (28/12/2025).
“Ini adalah panggilan kemanusiaan dan bentuk nyata gotong royong antar-anak bangsa. Tadi Bapak Menteri secara langsung menginstruksikan agar daerah yang memiliki cadangan fiskal turut membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Surat edarannya pun sudah kami terima. Dan Alhamdulillah, Balikpapan siap bergerak cepat,” ujar Wali Kota.
Pemkot Balikpapan, lanjutnya, telah mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari pos cadangan yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk penanganan kondisi darurat.
Selain dukungan APBD, donasi dari sektor pendidikan juga ikut menguat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), bersama sekolah-sekolah di Balikpapan, menghimpun donasi dari gerakan kepedulian pelajar dan tenaga pendidik. Bantuan serupa turut disalurkan oleh sejumlah organisasi sosial dan komunitas kemanusiaan di Balikpapan.
“Dari donasi Disdik dan beberapa organisasi sosial, terkumpul hampir Rp2 miliar. Sehingga total bantuan dan donasi yang kami siapkan mencapai hampir Rp5 miliar. Ini murni dari semangat warga Balikpapan yang peduli dan ingin berbagi,” jelasnya.
Terkait jadwal penyaluran, Wali Kota menyebut bantuan akan disalurkan pada awal tahun 2026. Pemerintah tengah menyelesaikan proses administrasi, pemetaan kebutuhan, serta koordinasi teknis dengan pemerintah provinsi dan pihak penyalur di Aceh maupun Sumatera.
“InsyaAllah, kami rencanakan pada awal tahun. Karena akhir Desember ini waktunya sangat terbatas, jadi kemungkinan penyaluran dilakukan pada Januari 2026,” katanya.
Wali Kota menambahkan, bantuan akan diarahkan sesuai kebutuhan prioritas di lapangan, termasuk untuk pemulihan fasilitas umum, dukungan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
“Kami ingin memastikan bantuan ini bukan hanya angka, tetapi benar-benar sampai, tepat sasaran, dan memberi manfaat jangka panjang. Semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Wali Kota menyelipkan pesan reflektif tentang solidaritas, cinta, dan harapan sebagai kekuatan sosial yang menyatukan.
“Cinta pada sesama adalah doa yang diwujudkan dalam perbuatan. Di saat satu daerah menangis, daerah lain tak boleh diam. Karena kita bukan sekadar bertetangga, kita bersaudara. Dan dari Balikpapan, cinta itu kami kirimkan lewat aksi,” pungkasnya.***
BACA JUGA
