Ban Pesawat Sriwijaya Air Pecah Saat Mendarat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, 128 Penumpang Selamat
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Insiden mendebarkan menimpa maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY135 rute Berau (BEJ) menuju Balikpapan (BPN). Pesawat tipe Boeing 737-500 tersebut mengalami kendala teknis berupa ban pecah saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Selasa (17/2/2026) sore.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, memastikan bahwa meskipun terjadi insiden pada pukul 15.38 WITA, seluruh penumpang dan kru dalam kondisi aman.
Evakuasi Cepat 128 Penumpang
Pesawat dengan registrasi PK-CLH tersebut mengangkut sebanyak 128 penumpang. Pasca-insiden ban pecah di landasan pacu (runway), pihak bandara langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.
“Kami pastikan bahwa seluruh 128 penumpang dalam keadaan selamat dan baik-baik saja. Saat ini, penumpang telah berada di area terminal Bandara SAMS Sepinggan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kenyamanan mereka pasca-insiden tersebut,” tegas Iwan dalam keterangan resminya.
Dampak Operasional: 4 Penerbangan Sempat Tertunda
Insiden ban pecah ini sempat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas udara di Bandara SAMS Sepinggan. Penanganan di sisi udara dilakukan secara intensif untuk memastikan landasan pacu bersih dari material sisa ban dan layak digunakan kembali.
Akibatnya, terdapat 4 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay) dengan durasi sekitar 20 menit. Namun, berkat penanganan taktis dari tim teknis bandara dan maskapai, gangguan tersebut tidak berlangsung lama.
Bandara Kembali Beroperasi Normal
Pihak Angkasa Pura mengonfirmasi bahwa operasional bandara tidak mengalami penutupan total dalam waktu lama.
“Bandara SAMS Sepinggan kembali beroperasi normal pada pukul 16.03 WITA. Saat ini aktivitas lepas landas dan pendaratan telah berjalan seperti biasa,” pungkas Iwan.
Hingga berita ini diturunkan, pesawat Sriwijaya Air yang mengalami kendala teknis tersebut tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknisi dan otoritas bandara guna memastikan penyebab pasti kerusakan pada ban.
BACA JUGA
