Bangun Command Center di Gedung Klandasan, Layani Aduan Publik Secara Terpadu
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan akan menempati kantor baru di lantai 5 hingga lantai 7 Gedung Klandasan. Rencana ini sekaligus menandai pembangunan command center terpadu pertama di Kalimantan Timur.
“Insya Allah pertengahan 2026 kami sudah menempati gedung baru. Di lantai 5 akan dibangun command center, sebagai pusat integrasi data dan layanan kedaruratan,” kata Kepala Diskominfo Balikpapan, Erriansyah Haryono, Rabu (30/7/2025).
Fasilitas ini akan menggabungkan layanan aduan publik ke dalam satu kanal. Masyarakat cukup menghubungi satu call center untuk berbagai kebutuhan darurat, seperti kebakaran, kriminalitas, pelanggaran ketertiban umum, hingga laporan perlindungan anak dan perempuan.
“Semua laporan warga akan langsung ditangani oleh pihak terkait, baik itu polisi, pemadam kebakaran, Satpol PP, maupun layanan seperti Puspaga,” ujarnya.
Pusat kendali tersebut akan dilengkapi layar monitor berukuran besar, server big data, serta sistem integrasi informasi dari berbagai instansi. Teknologi ini akan memanfaatkan data yang sudah tersedia dari sistem yang berjalan, seperti ATCS untuk lalu lintas dan berbagai aplikasi layanan perangkat daerah lainnya.
Diskominfo menegaskan tidak akan membuat aplikasi baru, tetapi mengelola dan menganalisis data yang telah ada secara terpusat.
“Aplikasi tidak perlu ditambah. Kami fokus pada pengelolaan data. Semua dikumpulkan, dianalisis, dan disajikan di satu tempat,” jelas Erri.
Anggaran Capai Rp 30 Miliar
Pembangunan command center ini diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar. Anggaran terbesar akan digunakan untuk perangkat teknologi, sistem pendingin server, serta jaringan komunikasi data yang stabil.
Konsep dan desainnya mengacu pada command center milik Pemerintah Kota Surabaya yang dinilai berhasil dalam manajemen kedaruratan dan pelayanan publik berbasis data.
“Kalau ini terlaksana sesuai rencana, Balikpapan akan menjadi kota pertama di Kalimantan Timur yang memiliki command center terpadu. Ini bukan soal gaya-gayaan, tapi soal efisiensi dan kecepatan merespons laporan masyarakat,” tegasnya.
Adapun kantor Diskominfo yang lama di Jalan Jenderal Sudirman akan dikembalikan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bangunan dan lahan tersebut diketahui merupakan aset milik pemprov.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA
