Bangun Ekosistem Kreatif, Disporapar Balikpapan Gandeng Junjung Nyawa Gelar “Pemuda Gebrak Seni”

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar), Kota Balikpapan menggelar kegiatan bertajuk “Pemuda Gebrak Seni” resmi dibuka di Aula Disporapar Balikpapan, Sabtu (11/4/2026).
Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar), Kota Balikpapan menggelar kegiatan bertajuk “Pemuda Gebrak Seni” resmi dibuka di Aula Disporapar Balikpapan, Sabtu (11/4/2026). (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperluas ruang ekspresi bagi generasi muda. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar), kegiatan bertajuk “Pemuda Gebrak Seni” resmi dibuka di Aula Disporapar Balikpapan, Sabtu (11/4/2026).

Program ini merupakan buah kolaborasi strategis antara komunitas Junjung Nyawa Balikpapan dengan pemerintah daerah untuk mengasah bakat serta kreativitas pemuda di bidang seni pertunjukan.

Wadah Ekspresi dan Pelestarian Budaya

Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan akronim dari Pemuda Gerakan Bakat dan Ragam Aksi Seni. Ia berharap program ini menjadi katalisator bagi anak muda untuk berani tampil dan melestarikan kekayaan budaya.

“Pemuda Gebrak Seni menjadi wadah penting bagi anak-anak muda Balikpapan untuk mengekspresikan diri sekaligus melestarikan seni pertunjukan, khususnya teater dan tari,” ujar Ratih Kusuma.

Seni Sebagai Daya Tarik Wisata

Lebih jauh, Ratih menjelaskan bahwa penguatan sektor seni budaya memiliki korelasi kuat dengan pengembangan pariwisata. Jika dikelola secara profesional, aksi seni rupa maupun pertunjukan dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Beriman.

“Ketika anak muda diberi ruang dan kesempatan, mereka tidak hanya tumbuh sebagai individu kreatif, tetapi juga menjadi penggerak budaya yang memperkuat identitas kota,” tambahnya.

Menghadirkan Narasumber Berpengalaman

Untuk memberikan bekal praktis bagi para peserta, kegiatan ini menghadirkan dua sosok seniman berpengalaman, yakni Yudhi Valent dan Mawar Desember. Keduanya berbagi wawasan mengenai teknik artistik hingga cara membangun ekosistem seni yang berkelanjutan di era digital.

Para peserta yang terdiri dari berbagai komunitas pemuda tampak antusias mengikuti diskusi interaktif dan praktik seni yang digelar sejak pagi hari. Ratih Kusuma berharap konsistensi para pemuda dalam mengasah bakat akan melahirkan karya-karya membanggakan yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dengan hadirnya “Pemuda Gebrak Seni”, Balikpapan kembali mempertegas posisinya sebagai kota yang mendukung penuh tumbuh kembang ekonomi kreatif berbasis kepemudaan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses