Banjir Rendam Beberapa Titik di Balikpapan, Warga Diminta Waspada
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Balikpapan pada Selasa (3/2/2026), menyebabkan beberapa titik di kota ini terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.
Dari laporan warga kawasan terdampak parah antara lain Jalan MT Haryono, BJBJ, Balikpapan Baru, dan Jalan Patimura Balikpapan Utara.
Air mulai naik sekitar pukul 14.20 Wita dan terus meningkat hingga mencapai ketinggian maksimal. Beberapa titik lain yang terdampak adalah Jalan Beller, daerah DAM, Grand City, tanjakan Mazda, dan BJBJ yang sebagian jalannya tertutup air.
Warga diimbau untuk berhati-hati dan menghindari daerah terdampak. Rina, warga Balikpapan, mengaku, “Saya sempat terjebak banjir di MT Haryono. Jalanan sangat sulit dilalui, airnya sampai setinggi lutut. Sekarang saya memilih jalur alternatif supaya aman,” akunya.
Petugas BPBD Balikpapan menyarankan warga yang menuju Sepinggan untuk tidak melalui Jalan MT Haryono, melainkan menggunakan Jalan Marsma R. Ismayudi – Gunung Bakaran. Sedangkan warga yang ingin ke KM 5 disarankan melewati Jalan Soekarno Hatta, karena Jalan Patimura menuju Batu Ampar juga terdampak banjir.
“Kami terus memantau kondisi banjir dan menyiagakan petugas di titik-titik rawan,” kata Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali.
“Warga diminta tetap waspada dan menghindari daerah terdampak hingga air surut,” tambahnya.
Banjir ini menimbulkan kepadatan lalu lintas di jalur alternatif, sehingga warga diimbau bersabar dan mengatur waktu perjalanan. Beberapa kendaraan roda dua dan roda empat juga sempat tersendat akibat genangan air yang tinggi.
Selain memberikan imbauan jalur alternatif, BPBD Balikpapan juga menyiagakan pompa dan peralatan evakuasi untuk antisipasi jika banjir semakin meluas.
Dengan kondisi hujan yang masih berpotensi berlangsung hingga sore, warga diminta terus memantau informasi resmi dari Pemkot Balikpapan dan BPBD. Petugas menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama, dan setiap langkah mitigasi terus dilakukan untuk mencegah dampak lebih besar.
Prakiraan BMKG
Berdasarkan prakiraan BMKG dan data terkini (awal Februari 2026), pasang air laut di Kota Balikpapan mencapai puncaknya antara 2,8 hingg 2,9 meter, dengan potensi banjir rob di kawasan pesisir. Pasang maksimum ini sering terjadi di sore hingga malam hari.
- Pasang Maksimum: Diprediksi mencapai 2,8 hingga 2,9 meter pada awal Februari 2026, terutama di area pesisir, yang dapat berdampak pada aktivitas pelabuhan dan pemukiman.
- Waktu Pasang: Pasang Laut menunjukkan puncak pasang sering terjadi sekitar pukul 18:00 – 19:00 WITA.
- Dampak: Warga di wilayah pesisir diimbau waspada terhadap banjir rob dan potensi genangan di kawasan rendah.
- Gelombang: Tinggi gelombang laut di sekitar Balikpapan berkisar antara hingga 0,7 meter. ***
BACA JUGA
