Baznas Balikpapan Pulangkan Puluhan Warga Terlantar dari IKN, Hingga Cetak Ratusan Sekuriti Bersertifikat

Kepala Baznas Balikpapan, Ahmad Bustomi
Kepala Baznas Balikpapan, Ahmad Bustomi (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan semakin menunjukkan peran strategisnya sebagai jaring pengaman sosial sekaligus mesin pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya menyantuni kaum dhuafa, Baznas kini menjadi tumpuan bagi warga terlantar yang datang dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Baznas Balikpapan, Ahmad Bustomi, mengungkapkan bahwa pihaknya rutin menerima rujukan dari Dinas Sosial untuk memfasilitasi pemulangan warga yang kesulitan di kawasan IKN.

Fasilitasi Pemulangan Warga Terlantar dari IKN

Fenomena warga yang mencoba peruntungan di IKN namun berakhir terlantar menjadi perhatian serius. Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan terpaksa berjalan kaki hingga ke Balikpapan karena kehabisan bekal.

“Sebagian dari mereka datang dari IKN. Setelah melalui verifikasi Dinas Sosial, kami bantu pulangkan ke daerah asal menggunakan kapal laut. Kami tanggung biaya tiket dan uang sakunya,” ujar Bustomi.

Dalam setahun, Baznas Balikpapan mampu memulangkan lebih dari 100 orang. Untuk awal tahun 2026 saja, tercatat sudah ada delapan orang yang difasilitasi kembali ke kampung halaman mereka, seperti ke Surabaya dan wilayah lainnya.

Transformasi Zakat: Cetak 200 Tenaga Keamanan Profesional

Baznas Balikpapan membuktikan bahwa dana zakat bisa menjadi instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan. Salah satu program unggulannya adalah pelatihan dasar (diksar) bagi calon tenaga keamanan (security) bekerja sama dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).

Program ini menyasar pemuda pengangguran agar memiliki kompetensi tinggi. Berikut poin penting program tersebut:

  • Investasi SDM: Biaya pelatihan sebesar Rp4,8 juta per orang ditanggung penuh oleh Baznas.
  • Sertifikasi Resmi: Peserta mendapatkan sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
  • Penyerapan Kerja: Hingga kini, 200 lulusan telah bekerja di perbankan, hotel, mall, hingga proyek strategis seperti jalan tol Pulau Balang di IKN.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki kompetensi dan bisa menghasilkan. Bahkan ada yang sudah dipercaya menjadi koordinator keamanan di proyek strategis,” tambah Bustomi.

Dukungan Penuh Wali Kota dan Rencana Ekspansi

Program pemberdayaan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Wali Kota Balikpapan. Melihat keberhasilan program sekuriti, Baznas berencana melebarkan sayap pelatihan ke sektor lain seperti cleaning service dan tenaga pendukung operasional (TPO).

Ikhtiar ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran mampu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi sosok yang mandiri dan berdaya saing di pasar kerja global.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses