BAZNAS Kaltim Gelar Operasi Celah Bibir Gratis di RSUD Kanujoso Balikpapan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar manfaat melalui aksi kemanusiaan nyata. Bekerja sama dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, BAZNAS menggelar bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit mulut gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan BAZNAS Kaltim dalam menjalankan amanah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sentuh 27 Pasien dari Seluruh Penjuru Kaltim
Ketua BAZNAS Kaltim, Ahmad Nabhan, mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan tahun keempat ini, tercatat sebanyak 27 anak mendapatkan tindakan medis. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Bumi Etam, mulai dari Balikpapan (7 anak), Paser (7 anak), hingga wilayah jauh seperti Berau dan Kutai Barat.
“Tujuan utama kami adalah mengembalikan fungsi makan dan bicara anak, memperbaiki estetika wajah, dan yang terpenting menumbuhkan rasa percaya diri mereka agar bisa tumbuh normal seperti anak-anak lainnya,” ujar Ahmad Nabhan.
Full Akomodasi: Biaya Medis hingga Uang Saku Rp1 Juta
Program ini menunjukkan betapa kuatnya dampak zakat jika dikelola secara profesional. BAZNAS Kaltim memastikan keluarga pasien tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Seluruh biaya yang ditanggung meliputi:
- Tindakan medis dan ruang perawatan.
- Biaya akomodasi pasien serta pendamping.
- Transportasi pulang-pergi dari daerah asal.
- Uang saku tambahan sebesar Rp1 juta per pasien.
Dana ini bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltim serta himpunan zakat dari unit-unit lain, termasuk dari lingkungan RSUD Kanujoso Djatiwibowo sendiri.
Transparansi Zakat dengan Prinsip 3A
Ahmad Nabhan menegaskan bahwa pengelolaan dana di BAZNAS selalu berpegang pada prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, BAZNAS memiliki lima pilar utama pendistribusian: Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, serta Dakwah dan Advokasi.
“Kegiatan ini masuk dalam pilar kesehatan dan kemanusiaan. Sejak dimulai tahun 2022, jumlah penerima manfaat terus berkembang, dan kami berharap ke depan jangkauannya semakin luas seiring meningkatnya dana zakat yang terhimpun,” pungkasnya.
Data Sebaran Pasien (Januari 2026):
| Daerah Asal | Jumlah Pasien |
| Balikpapan & Paser | Masing-masing 7 Anak |
| Kutai Timur | 4 Anak |
| Samarinda | 3 Anak |
| Kutai Barat & Kukar | Masing-masing 2 Anak |
| PPU & Berau | Masing-masing 1 Anak |
BACA JUGA
