Belajar dari Kampung Pustaka, TP PKK Balikpapan Dorong Praktik Baik Diterapkan di Wilayah Lainnya
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kampung Pustaka di Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan, menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dan ekonomi keluarga bisa tumbuh bersamaan.
Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan turun langsung meninjau kawasan ini dalam rangka penilaian program Gelari Pelangi, Sabtu (4/4/2026).
Program Gelari Pelangi sendiri merupakan gerakan yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan ekonomi keluarga. Di Kampung Pustaka—yang dikenal warga sebagai “Kampus”—program ini terlihat berjalan konkret di lapangan.
Salah satu pusat kegiatan berada di Rumah Dilan (Rumah Pendidikan dan Keterampilan). Tempat ini menjadi ruang belajar bagi anak-anak hingga remaja, termasuk mereka yang sempat putus sekolah. Melalui kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Utara, warga tetap mendapatkan akses pendidikan alternatif.
Tak hanya pendidikan, warga juga didorong mandiri secara ekonomi. Lewat program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), masyarakat mengembangkan berbagai usaha rumahan, mulai dari produk olahan hingga kerajinan kreatif.
Staf Ahli TP PKK Kota Balikpapan, Siti Kotijah , mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, Kampung Pustaka menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat bisa berjalan efektif jika dilakukan bersama.
“Ini adalah bentuk nyata bagaimana masyarakat bisa bergerak bersama, tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Selain itu, rombongan juga meninjau Kampung Markisa di RT 28 yang dikembangkan oleh Meliana. Di kawasan ini, warga mengelola budidaya markisa sebagai sumber penghasilan baru berbasis potensi lokal.
Melalui penilaian ini, TP PKK berharap model seperti Kampung Pustaka bisa direplikasi di wilayah lain di Balikpapan. Sinergi antara pendidikan dan ekonomi dinilai menjadi kunci untuk membangun keluarga yang lebih mandiri dan berdaya.***
BACA JUGA
