Berbagi Kebahagiaan Ramadan, Salurkan Zakat di Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapa.com — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan melalui kegiatan penyaluran zakat kepada sejumlah komunitas di Kota Balikpapan.
Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh Nurlena Rahmad Mas’ud sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang selama ini turut menjadi bagian penting dalam dinamika kehidupan kota.
Penyaluran bantuan dilakukan kepada beberapa komunitas, di antaranya para sopir taksi Bandara, pengemudi ojek daring perempuan dari Gojek dan Grab, komunitas senam, HWK, hingga komunitas Bawe Paser. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka yang setiap hari berkontribusi dalam aktivitas sosial dan ekonomi di Balikpapan.
Nurlena Rahmad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus upaya memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyaraka. Khususnya pada momentum Ramadan yang identik dengan kepedulian dan berbagi kepada sesama.
“Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat membawa manfaat, menambah semangat, dan menjadi ladang keberkahan bagi kita semua,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, komunitas-komunitas tersebut memiliki peran yang tidak kecil dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kota. Para sopir taksi bandara dan pengemudi ojek daring, misalnya, menjadi bagian penting dalam mobilitas warga.
Sementara komunitas senam dan organisasi perempuan turut berkontribusi dalam membangun semangat kebersamaan dan kesehatan masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas yang telah berperan aktif dan menjadi bagian dari kehidupan sosial di Balikpapan.
Bentuk Semangat Kota
Dukungan serta kontribusi mereka dinilai ikut membentuk semangat kota yang inklusif dan saling menguatkan.
Kegiatan berbagi ini disambut hangat oleh para penerima. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Bantuan tersebut tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap peran mereka dalam kehidupan masyarakat.
Momentum Ramadan, lanjut Nurlena, tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga kesempatan untuk menebarkan kebaikan secara nyata kepada sesama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi.
“Hal kecil yang diberikan dengan keikhlasan bisa menjadi kebahagiaan besar bagi orang lain. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadikan Balikpapan sebagai kota yang penuh kepedulian,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, pesan kebersamaan dan solidaritas sosial kembali ditegaskan. Ramadan tidak hanya menghadirkan suasana religius. Tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan dan cinta kasih antarwarga di Kota Balikpapan.***
BACA JUGA
