Berkah Ramadan, PLN UIP KLT Bagikan Santunan dan Perkuat Komitmen Listrik Andal di Kaltim
SAMARINDA, inibalikpapan.com – Ramadan bagi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bukan sekadar momen ibadah. Di tengah pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk, perusahaan listrik negara ini memilih berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar proyek.
Kamis (20/02/2026), di lingkungan PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), digelar silaturahmi sekaligus penyerahan santunan kepada 10 anak penerima manfaat.
Suasana berlangsung hangat dan sederhana. Bukan seremoni besar, melainkan pertemuan yang menekankan kebersamaan dan rasa syukur.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, hadir langsung didampingi jajaran Senior Manager serta Ketua YBM PLN UIP KLT.
Dalam sambutannya, Basuki menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Bagian Timur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek.
“Ramadan mengingatkan kita bahwa setiap tugas adalah amanah. Keberhasilan bukan hanya soal selesainya proyek, tapi juga tentang dampak positif yang bisa kita berikan untuk sesama,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk bertujuan memastikan pasokan listrik semakin andal, menopang pertumbuhan ekonomi, dan mendukung kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Dukungan Warga Jadi Energi Tambahan
PLN UIP KLT menyadari bahwa pembangunan infrastruktur listrik bukan pekerjaan ringan. Tantangan teknis, kondisi geografis, hingga proses konstruksi membutuhkan dukungan berbagai pihak.
“Kami percaya doa-doa tulus hari ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus melangkah. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambah Basuki.
Momentum Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat semangat insan PLN untuk bekerja amanah dan profesional, juga memastikan kehadiran listrik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan dan wilayah penyangga IKN.
Acara ditutup dengan doa bersama. Hal ini menjadi simbol sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun sistem kelistrikan yang lebih kuat dan berkelanjutan.***
BACA JUGA
