BI Balikpapan Perluas Layanan Penukaran Uang Baru Selama Ramadan

Bi
Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan terus memperluas layanan penukaran uang baru bagi masyarakat selama bulan Ramadan. 

Tingginya antusiasme warga menjelang Idulfitri mendorong BI menambah lokasi serta jadwal layanan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan sejak layanan penukaran dimulai pada 13 hingga 17 Maret 2026, jumlah masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut cukup tinggi. Pada periode awal itu, nilai penukaran tercatat mencapai sekitar Rp26 juta dengan paket penukaran sesuai pecahan yang disediakan dalam program layanan kas BI.

“Selama pelaksanaan kegiatan, kami menerima banyak masukan dari masyarakat. Hal itu menjadi perhatian kami untuk terus memperbaiki proses pelayanan agar ke depan dapat berjalan lebih baik,” kata Robi Ariadi di Balikpapan.

Ia menjelaskan, pada tahap sebelumnya BI membuka layanan penukaran uang di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome dengan menyediakan sekitar 3.000 paket penukaran. Dari jumlah tersebut, tingkat penyerapannya mencapai sekitar 90 persen.

Menurut Robi, tidak seluruh paket terserap karena terdapat sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya adanya pendaftaran ganda melalui tautan pemesanan serta masyarakat yang datang tidak sesuai dengan nama yang terdaftar pada aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia.

“Kami menemukan beberapa kasus tautan pendaftaran ganda dan juga penukaran yang diwakilkan oleh orang lain yang tidak sesuai dengan data pada aplikasi. Karena itu tidak semua paket dapat dilayani,” ujarnya.

Untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, BI Balikpapan berencana membuka layanan penukaran tahap ketiga pada 16 dan 17 Maret. Layanan tersebut akan digelar di dua lokasi strategis, yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Di dua titik tersebut, BI menyiapkan sekitar 200 paket penukaran uang baru bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan maupun aktivitas menjelang Lebaran.

Uang Pecahan Baru

Meski demikian, BI tetap memberlakukan batas maksimal penukaran sebesar Rp5 juta per orang. Kebijakan ini diterapkan agar distribusi uang pecahan baru dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Robi menambahkan, seluruh uang yang disediakan dalam layanan penukaran merupakan uang baru yang layak edar. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan uang pecahan baru, baik untuk tradisi berbagi saat Lebaran maupun aktivitas ekonomi lainnya.

“Seluruh uang yang kami siapkan merupakan uang baru. Masyarakat juga bisa memperoleh uang layak edar melalui perbankan, baik di kantor bank maupun melalui mesin ATM,” jelasnya.

Selain layanan di lokasi penukaran, BI Balikpapan juga akan menggelar layanan kas keliling di sejumlah titik selama Ramadan. Beberapa lokasi yang dijadwalkan antara lain Masjid Istiqamah pada 19 Maret, Balikpapan Islamic Center pada 24 Maret, serta Masjid Nurul Huda pada 26 Maret.

Melalui rangkaian layanan tersebut, Bank Indonesia berharap kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus memastikan distribusi uang di wilayah Balikpapan tetap lancar dan terkendali.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses