BI Balikpapan Siapkan Rp 2 Triliun Uang Layak Edar Selama Ramadan-Idulfitri 1447 Hijriah

Ilustrasi uang rupiah (Pixabay/WonderfullBali)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Bank Indonesia (BI) Balikpapan menyiapkan Rp 2 triliun uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Jumlah tersebut meningkat 11 persen ketimbang tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,8 triliun.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kenaikan itu mempertimbangkan mobilitas masyarakat yang biasanya melonjak selama Ramadan hingga Lebaran, serta pertumbuhan ekonomi yang terus membaik.

“Kenaikan ini mempertimbangkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri serta pertumbuhan ekonomi yang terus membaik,” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat menukar uang, BI bekerja sama dengan perbankan, Perbarindo, dan Pegadaian melalui 213 titik layanan penukaran yang tersebar di Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser. Total kuota yang disiapkan mencapai 26.620 paket penukaran.

Layanan tersebut tersedia di kantor-kantor bank, loket BPR, Pegadaian, tempat ibadah, hingga lokasi strategis seperti bandara, pelabuhan, pusat bazar Ramadan, serta layanan terpadu di BSCC Dome Balikpapan.

Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan secara daring melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah). Untuk pemerataan distribusi, penukaran dibatasi maksimal Rp5,3 juta per orang dalam berbagai pecahan.

Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI Balikpapan juga menggelar rangkaian Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Program ini juga dibarengi Festival Nontunai Nusantara (FENTURA) untuk mendorong transaksi digital di pasar, parkir, dan transportasi.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan, BI optimistis kebutuhan uang masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tetap terjaga, sekaligus memperkuat ekosistem sistem pembayaran di Balikpapan dan sekitarnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses