Bikers Subuhan Gelar Silaturahmi Daerah di Balikpapan, Wali Kota: Dakwah di Atas Roda untuk Kota Beriman
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kota Balikpapan menjadi saksi berkumpulnya ratusan pecinta otomotif dalam kegiatan Silaturahmi Daerah Bikers Subuhan, Sabtu (11/4/2026). Acara ini bukan sekadar ajang pamer kendaraan, melainkan ruang temu untuk mempererat persaudaraan sekaligus meneguhkan nilai spiritual di sela-sela hobi berkendara.
Kegiatan religius ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para ulama. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap komunitas yang konsisten mengusung syiar Islam melalui dunia otomotif.
Menyeimbangkan Hobi dan Ibadah
Dalam sambutannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas Bikers Subuhan. Menurutnya, gerakan ini mampu mematahkan stigma negatif tentang anak motor dengan menunjukkan bahwa aktivitas duniawi dapat berjalan selaras dengan penguatan keimanan.
“Ini bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana dakwah. Komunitas ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap otomotif bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” ujar Rahmad Mas’ud.
Ia juga menekankan bahwa sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan membutuhkan komunitas yang mampu menjaga suasana sosial tetap kondusif, harmonis, dan religius.
Edukasi Safety Riding dan Etika Jalanan
Selain shalat Subuh berjamaah yang menjadi inti acara, silaturahmi ini juga diisi dengan edukasi keselamatan berkendara. Rahmad mengingatkan para bikers agar tetap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.
“Motor boleh keren, tetapi perilaku berkendara harus lebih keren. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Momentum Idulfitri 1447 Hijriah
Bertepatan dengan suasana Hari Raya Idulfitri 1447 H, momentum ini juga dimanfaatkan para peserta untuk saling bermaafan. Nuansa kebersamaan terasa hangat saat rangkaian acara ditutup dengan konvoi tertib menuju kawasan Sepinggan.
Pesan yang dibawa sangat sederhana namun mendalam: dalam setiap perjalanan, bukan hanya jarak yang ditempuh, melainkan keberkahan yang dicari.
“Balikpapan kita bangun dengan amal, kita jaga dengan iman, dan kita kuatkan dengan doa,” pungkas Rahmad Mas’ud menutup sambutannya.
BACA JUGA
