BPOM Balikpapan Periksa Puluhan Takjil di Dua Pasar Ramadan, Ternyata Hasilnya Begini

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan jajanan takjil yang dijual selama Ramadan di Kota Balikpapan aman untuk dikonsumsi masyarakat. (Foto: BPOM Balikpapan)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan jajanan takjil yang dijual selama Ramadan di Kota Balikpapan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepastian ini mereka peroleh setelah pengujian terhadap 37 sampel makanan dan minuman yang dijual di dua pusat penjualan takjil, yakni Pasar Ramadan Masjid Namirah dan Pasar Segar Balikpapan.

Pengujian dilakukan langsung di lokasi menggunakan mobil laboratorium keliling milik BPOM yang dilengkapi peralatan uji cepat atau rapid test.

Kepala BPOM Balikpapan, Gerson Pararak, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel makanan yang diuji tidak mengandung bahan berbahaya.

“Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel yang kami periksa negatif dari bahan berbahaya dan dinyatakan memenuhi syarat keamanan pangan,” kata Gerson.

Dalam pemeriksaan tersebut, BPOM fokus mendeteksi beberapa bahan berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam makanan, seperti Rhodamin B yang biasanya digunakan sebagai pewarna tekstil, Metanil Yellow sebagai pewarna sintetis berbahaya, serta boraks dan formalin yang dilarang digunakan pada produk pangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, jajanan takjil yang dijual para pedagang di dua lokasi tersebut masih dalam kondisi aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Hasilnya negatif atau memenuhi syarat. Di lapangan kemarin aman saja,” ujarnya.

Selain memeriksa takjil di pasar Ramadan, BPOM Balikpapan juga memperluas pengawasan pangan selama bulan puasa ke berbagai tempat distribusi makanan lainnya.

Pengawasan dilakukan di toko bahan makanan, distributor, pasar modern, hingga pasar tradisional untuk mencegah peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya maupun produk yang tidak memenuhi standar keamanan.

BPOM juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan dan kualitas makanan yang dijual kepada masyarakat.

Sementara itu, masyarakat diminta lebih teliti saat membeli makanan berbuka puasa. Terutama dengan memperhatikan warna makanan yang terlalu mencolok, aroma yang tidak wajar, serta kondisi makanan sebelum dikonsumsi.

Pengawasan terhadap jajanan takjil Ramadan ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik penjualan di Kota Balikpapan selama bulan suci berlangsung.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses