BPPDRD Balikpapan Apresiasi KKN Unmul, Angkat Pajak Daerah Jadi Tema Sosialisasi Kreatif

Kepala BPPDRD Balikpapan Idham

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan memberikan apresiasi khusus kepada kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 51 Universitas Mulawarman (Unmul). Mahasiswa-mahasiswa yang ditempatkan di Kelurahan Margasari itu dinilai berhasil membawa pendekatan baru dalam mensosialisasikan pentingnya pajak daerah kepada masyarakat.

Kunjungan delegasi KKN 51 Unmul ke kantor BPPDRD Balikpapan, Jumat (15/08/2025), menjadi momentum penting. Mereka tidak hanya melaporkan hasil kegiatan lapangan, tetapi juga mendemonstrasikan bagaimana partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan melalui metode sosialisasi kreatif.

Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham, menerima langsung audiensi tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah berani mahasiswa yang memilih tema pajak daerah sebagai fokus kegiatan pengabdian.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi mereka yang telah memilih pajak daerah sebagai tema utama sosialisasi di Kelurahan Margasari. Ini tema yang sering dianggap berat, tapi mereka bisa mengemasnya dengan cara yang sederhana dan menarik,” ungkap Idham.

Jembatan Antara Pemerintah dan Masyarakat

Idham menilai program KKN ini membawa dampak positif signifikan. Kehadiran mahasiswa dianggap menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dengan warga.

“Mahasiswa-mahasiswa ini telah menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Mereka berhasil mengemas informasi tentang pajak daerah menjadi sesuatu yang mudah dipahami, sehingga kesadaran masyarakat meningkat,” jelasnya.

Menurut laporan yang dipaparkan, kelompok KKN 51 Unmul tidak hanya sekadar menggelar ceramah atau penyuluhan formal. Mereka menggunakan pendekatan berbeda dengan memadukan permainan edukasi, diskusi interaktif, hingga pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan. Strategi ini menjangkau berbagai lapisan usia, mulai dari remaja hingga orang tua, sehingga pesan pajak lebih mudah diterima.

“Jadi memang perlu sosialisasi interaktif kepada masyarakat. Kita tidak hanya bicara tentang kewajiban, tetapi juga manfaat konkret. Seperti pembangunan jalan, fasilitas umum, dan layanan kesehatan. Dengan begitu, warga lebih termotivasi untuk taat pajak,” tambah Idham.

Potensi Kolaborasi Jangka Panjang

BPPDRD menilai inisiatif mahasiswa ini tidak hanya berhasil di lapangan, tetapi juga bisa menjadi model yang relevan untuk program pemerintah ke depan. Oleh sebab itu, pihaknya berencana menjajaki kolaborasi jangka panjang dengan kampus.

“Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini. Pendekatan yang dilakukan mahasiswa bisa dijadikan contoh bagi metode sosialisasi BPPDRD di masa depan. Kreativitas dan kedekatan mereka dengan masyarakat menjadi nilai tambah yang sangat berharga,” ucap Idham lagi.

Penghargaan untuk Mahasiswa

Sebagai bentuk apresiasi, audiensi ditutup dengan penyerahan penghargaan dari BPPDRD kepada kelompok KKN 51 Universitas Mulawarman. Pemberian penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan resmi atas kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pemerintah di bidang perpajakan daerah.

Idham berharap pengalaman mahasiswa ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lain untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan besar ada di pundak mahasiswa-mahasiswa muda ini. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kreativitas, kita bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap pajak. Kami berharap semangat ini bisa terus tumbuh dan menjadi teladan di masa depan,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses