BPPDRD Balikpapan Sosialisasikan Pajak Daerah di Ajang FentuRUN

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus mencari cara kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah. Melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD), kali ini mereka hadir di ajang olahraga lari “FentuRUN” yang digelar di Pantai Kilang Mandiri, Sabtu (12/07/2025).

Kehadiran BPPDRD di tengah ratusan peserta lari ini membawa pesan penting: bayar pajak itu mudah, praktis, dan bermanfaat bagi semua.

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham, menjelaskan bahwa pendekatan semacam ini dipilih agar pesan pajak bisa diterima masyarakat dengan suasana lebih santai dan dekat. “Hallo warga Balikpapan, kami hadir nih di FentuRUN di Pantai Kilang Mandiri. Yuk! Jangan lupa bayar pajaknya ya,” ujarnya sambil menyapa peserta.

Idham menegaskan, pemerintah telah menghadirkan beragam kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajaknya. Salah satunya melalui aplikasi digital “Kontengan” yang menjadi inovasi terbaru BPPDRD. Aplikasi ini mendukung berbagai metode pembayaran, mulai dari QRIS hingga virtual account, sehingga warga dapat membayar pajak kapan saja dan di mana saja.

“Sekarang tidak ada alasan lagi untuk menunda. Lewat aplikasi Kontengan semua bisa dilakukan dari genggaman. Tinggal unduh di Google Play atau App Store, lalu bayar sesuai kewajiban. Prosesnya cepat, transparan, dan aman,” jelasnya.

Menurut Idham, pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk nyata kontribusi warga dalam pembangunan kota. Dari infrastruktur jalan, penerangan umum, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, semua dibiayai dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat paham bahwa pajak bukan beban. Justru pajak adalah wujud gotong royong untuk membangun kota yang kita cintai. Semakin banyak yang taat pajak, semakin cepat pula pembangunan bisa dirasakan,” katanya.

Di lokasi acara, BPPDRD membuka stan layanan informasi yang langsung diserbu peserta. Banyak warga yang penasaran mencoba aplikasi “Kontengan” untuk pertama kalinya. Sebagian bahkan langsung mengunduh dan mengeksplorasi fitur-fitur di dalamnya.

“Responnya positif sekali. Peserta merasa senang karena ternyata membayar pajak bisa semudah belanja online. Tidak perlu lagi antre di kantor atau bank, cukup lewat smartphone,” tambah Idham.

Melalui strategi jemput bola dengan gaya yang lebih kekinian, BPPDRD berharap semakin banyak masyarakat sadar pentingnya pajak daerah. Pendekatan ini membuktikan bahwa edukasi publik bisa dilakukan tidak hanya melalui sosialisasi formal, tetapi juga lewat kegiatan yang digemari warga.

“Dengan cara ini, kami tidak hanya menyampaikan kewajiban, tetapi juga membangun kedekatan. Harapannya, budaya taat pajak makin tertanam kuat di masyarakat Balikpapan,” pungkas Idham.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses