BPS Gelar Kickoff EPSS 2026: Perkuat Kualitas Statistik Sektoral di Kementerian dan Pemda

Direktur Diseminasi, Pemberdayaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik BPS, Dwi Retno
Direktur Diseminasi, Pemberdayaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik BPS, Dwi Retno / Pemprov

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai rangkaian Pembinaan dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2026. Melalui Kickoff Meeting yang digelar secara daring pada Rabu (18/2/2026), BPS menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan data statistik yang berkualitas.

Kegiatan ini menjadi fondasi awal untuk memastikan data yang dihasilkan oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah dapat menjadi rujukan akurat dalam pengambilan kebijakan pembangunan nasional (evidence-based policy).

Data Berkualitas sebagai Fondasi Kebijakan

Direktur Diseminasi, Pemberdayaan, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik BPS, Dwi Retno, menegaskan bahwa statistik memiliki peran strategis di seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengendalian.

“Pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tidak dapat berjalan sendiri. Keberhasilannya ditentukan oleh kolaborasi dan komitmen bersama antara BPS dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” ujar Retno dalam keynote speech-nya.

Menurutnya, tantangan dalam membangun Sistem Statistik Nasional (SSN) semakin kompleks seiring berkembangnya ekosistem data yang melibatkan berbagai produsen dan pengguna data.

Target EPSS 2026: Standarisasi dan Bagi Pakai Data

Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan pula kerangka kerja evaluasi berdasarkan Peraturan Kepala BPS Nomor 3 Tahun 2022. Melalui instrumen EPSS, pemerintah menargetkan beberapa capaian utama:

  1. Standarisasi Data: Memastikan data yang dihasilkan instansi pemerintah memenuhi standar statistik yang berlaku.
  2. Bagi Pakai Data: Memperkuat interoperabilitas data antarinstansi agar lebih efisien.
  3. Indikator Pembangunan: Mendukung penghitungan indikator utama pembangunan nasional secara presisi.

Momentum Penguatan Koordinasi Nasional

Kickoff meeting ini diikuti oleh pimpinan dan perwakilan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan Timur. Dengan dimulainya EPSS 2026, diharapkan kualitas data sektoral di level daerah semakin meningkat, terutama dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pembangunan.

BPS berharap penguatan koordinasi ini dapat menjadikan penyediaan data statistik nasional lebih berdaya guna bagi kemajuan pembangunan Indonesia di masa depan. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses