Buka English Day 2026, Wawali: Bahasa Inggris Jembatan Generasi Muda Balikpapan Menuju Dunia
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar siap bersaing di kancah global. Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing kini telah bergeser dari sekadar keunggulan tambahan menjadi kebutuhan dasar bagi generasi masa depan.
Hal tersebut disampaikan Wawali saat membuka secara resmi kegiatan English Day 2026 yang diinisiasi Sekolah Integral Luqman Al Hakim di Plaza Balikpapan, Jumat (3/4/2026).
Pintu Gerbang IKN: Anak Muda Harus Siap Bersaing
Dalam sambutannya, Bagus Susetyo mengapresiasi inovasi pendidikan yang konsisten dijalankan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa. Menurutnya, peran strategis Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut generasi mudanya untuk adaptif terhadap komunikasi internasional.
“Bahasa Inggris kini menjadi jembatan komunikasi global. Apalagi Balikpapan memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang Nusantara. Anak-anak kita harus siap menghadapi persaingan dunia,” ujar Bagus Susetyo di hadapan para siswa, guru, dan orang tua.
Kuasai Bahasa Global, Jaga Identitas Lokal
Meski mendorong penguasaan bahasa asing seperti Inggris, Mandarin, Arab, hingga Jerman, Wali Kota mengingatkan agar identitas budaya lokal tetap dijaga. Ia berharap bahasa global justru menjadi alat untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia.
“Di era digital, akses belajar semakin mudah. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dengan cara yang menyenangkan. Semakin banyak bahasa yang dikuasai, semakin luas peluang yang terbuka,” tambahnya.
Keseruan English Day di Plaza Balikpapan
Kegiatan English Day 2026 berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian acara interaktif. Para siswa terlibat aktif dalam percakapan bahasa Inggris, pertunjukan seni, hingga kuis edukatif yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Wawali berharap ekosistem pendidikan yang berdaya saing seperti ini dapat menular ke sekolah-sekolah lain di Balikpapan. “Kita ingin mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dan inklusif melalui generasi yang adaptif dan kreatif,” pungkasnya.
BACA JUGA
