Bukan Sekadar Koperasi, KKMP Balikpapan Mulai Jadi Andalan Warga Akses Beras

Kepala DKUMKMP Kota Balikpapan Heruressandy Setia Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Balikpapan mulai bergerak lebih jauh dari sekadar pembentukan. Pada 2026, Pemkot Balikpapan menargetkan penguatan kemitraan dan perluasan anggota agar koperasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama pelaku usaha kecil di tingkat kelurahan.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) memastikan pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih telah memasuki tahap ketiga. Tahap ini difokuskan pada penguatan kemitraan usaha serta peningkatan partisipasi warga sebagai anggota koperasi.

Kepala DKUMKMP Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, menjelaskan bahwa sejak 2025 pengembangan KKMP dirancang melalui tiga tahapan, yakni pembentukan koperasi, operasional usaha, dan penguatan kemitraan.

“Seharusnya pada 2026 ini kita sudah berada di tahap ketiga, yaitu memperkuat kerja sama dan mendorong masyarakat untuk bergabung,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).

Penguatan kemitraan dinilai menjadi kunci agar koperasi tidak hanya ada secara administrasi, tetapi hidup dan dibutuhkan warga. Sejumlah KKMP di Balikpapan kini telah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk penyaluran beras dan minyak goreng, serta dengan Pertamina Patra Niaga untuk distribusi tabung gas non-subsidi.

Selain itu, beberapa koperasi juga mulai didukung sistem pembayaran non-tunai, yang memudahkan transaksi dan meningkatkan transparansi pengelolaan usaha koperasi.

“Semakin banyak kemitraan yang terjalin, manfaat yang dirasakan anggota juga semakin besar. Dari situ biasanya minat warga untuk bergabung ikut meningkat,” kata Heruressandy.

Jadi Penopang Ekonomi Lokal

Keberadaan KKMP di tingkat kelurahan diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi warga, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil. Melalui koperasi, warga tidak hanya menjadi konsumen. Tetapi juga bagian dari sistem usaha bersama yang memperkuat kemandirian ekonomi di lingkungan masing-masing.

Model koperasi berbasis kelurahan ini juga dinilai relevan dengan kebutuhan warga perkotaan seperti Balikpapan, di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan pokok.

Meski demikian, DKUMKMP mengakui hingga saat ini data terbaru terkait jumlah penambahan anggota KKMP secara keseluruhan masih dalam proses pemutakhiran.

“Untuk angka pastinya nanti akan kami lihat kembali setelah evaluasi selesai,” ujarnya.

Harapan Jadi Koperasi yang Benar-Benar Dirasakan Warga

Pemkot Balikpapan berharap, melalui penguatan kemitraan dan perluasan keanggotaan pada 2026, Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat tumbuh menjadi koperasi yang sehat, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi warga, bukan hanya sebagai program, tetapi sebagai solusi ekonomi di tingkat kelurahan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses