Bulan Depan Bakal Dilakukan Groundbreaking Investasi Hilirisasi Senilai Rp100 Triliun
BOGOR, Inibalikpapan.com – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan strategis terkait percepatan investasi dan tata kelola energi nasional.
Kepala Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menghadap langsung Presiden di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, pada Minggu (4/1/2026) petang.
Pertemuan penting ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui akun Facebook resminya. Seskab mengungkapkan terdapat tiga poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut, mencakup hilirisasi hingga pengelolaan limbah menjadi energi.
Investasi Rp100 Triliun dan Hilirisasi 5 Titik
Poin utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana aksi nyata Danantara (Daya Anugrah Nusantara) dalam memperkuat struktur industri nasional. Rosan melaporkan bahwa setidaknya ada lima titik proyek hilirisasi yang telah mencapai tahap final.
“Pertemuan membahas perkembangan lima titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang dijadwalkan akan melakukan groundbreaking pada awal bulan depan,” tulis Seskab Teddy.
Proyek raksasa ini akan tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dengan total nilai investasi mencapai 6 miliar USD atau setara dengan Rp100 triliun. Langkah ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Transformasi Sampah Menjadi Energi (Waste to Energy)
Selain hilirisasi industri, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada isu lingkungan yang memiliki nilai ekonomi. Rosan melaporkan perkembangan proyek Waste to Energy atau penertiban pengelolaan sampah secara nasional.
Proyek ini bertujuan untuk:
- Mengurangi volume sampah terbuka: Meminimalisir dampak lingkungan dan penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
- Nilai Ekonomi: Mengolah sampah menjadi sumber energi terbarukan yang dapat didistribusikan ke masyarakat maupun industri.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi sekaligus memperbaiki kualitas sanitasi di kota-kota besar Indonesia.
Sinyal Agresif Pemerintah di Awal 2026
Pertemuan di Hambalang ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan tancap gas di kuartal pertama tahun 2026.
Dengan fokus pada investasi hilirisasi dan ekonomi hijau, Danantara diposisikan sebagai ujung tombak untuk menarik kapital besar dan mentransformasikannya menjadi kekuatan ekonomi domestik.
BACA JUGA
