Bulan K3 2026 Dimulai, Pertamina Kalimantan Fokus Pantau Pergerakan Truk Tangki BBM Biar Tetap Aman
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com,– Keselamatan kerja bukan hanya urusan kantor. Di Balikpapan dan wilayah Kalimantan, lalu lintas truk BBM, kendaraan operasional, hingga aktivitas SPBU bersinggungan langsung dengan warga. Inilah alasan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan membuka Bulan K3 Nasional 2026 dengan fokus serius pada keselamatan dan target zero fatality.
Pembukaan Bulan K3 Nasional 2026 di lingkungan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan digelar di Gedung Annex Lantai 3, Selasa (20/1/2026). Meski berlangsung secara hybrid, pesan yang dibawa bertujuan untuk keselamatan kerja di sektor energi berdampak langsung pada masyarakat, bukan hanya pekerja internal.
Distribusi BBM dan LPG melibatkan aktivitas transportasi intensif yang setiap hari melintasi jalan-jalan kota, termasuk Balikpapan. Risiko di lapangan tidak hanya menyangkut pekerja, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema korporasi “Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan.” Pertamina ingin memastikan untuk semua lini operasional mereka—dari kantor sampai ke lapangan—benar-benar aman untuk semua orang.
Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan talkshow keselamatan berkendara bersama Brand Ambassador Pertamina, Rifat H. Sungkar. Rifat membawa pesan penting lewat tema Driving Safety Awareness soal gaya berkendara yang disiplin dan bertanggung jawab. Baginya, perilaku positif di jalan adalah modal utama untuk menciptakan rasa aman bagi sesama pengguna jalan.
Catatan Positif 2025: Niihil LTI, Tapi Risiko Transportasi Tetap Ada
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya berhasil mencatatkan kinerja tanpa Lost Time Injury (LTI). Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi masih menjadi fokus utama perusahaan.
“Potensi insiden masih didominasi oleh kecelakaan transportasi, baik pada angkutan BBM, LPG, maupun kendaraan operasional. Karena itu, penguatan keselamatan berkendara terus kami lakukan dengan penerapan prosedur yang ketat dan konsisten,” ujar Isfahani dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, Senior Manager Operation Maintenance (SMOM) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Riky Madyanto, menegaskan bahwa pengawasan operasional, termasuk di SPBU, berjalan optimal berkat kolaborasi yang solid antar fungsi.
“Saat ini kinerja HSSE di Regional Kalimantan berjalan dengan baik dan tidak ada insiden fatality. Ke depan, komitmen kami jelas, seluruh aktivitas operasional harus bebas fatality,” jelasnya.
Riky berharap momen Bulan K3 ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Ia ingin ajang ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat upaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.
Belajar dari Insiden Nasional
Pembelajaran dari insiden fatal di tingkat nasional menjadi alarm bagi seluruh jajaran untuk tidak lengah. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan kerja wajib diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 di Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan akan berlangsung mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari edukasi, kampanye keselamatan, peningkatan kompetensi, hingga aktivitas HSSE lainnya guna mendorong pencapaian target Zero LTI dan Zero Fatality.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memanfaatkan momen Bulan K3 Nasional untuk memperkuat budaya kerja yang aman dan bertanggung jawab. Tentunya hal ini bertujuan untuk menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas paling atas di seluruh wilayah operasional.
BACA JUGA
