Capaian 1,5 Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Bangun 218 Jembatan Gantung hingga Renovasi 16 Ribu Sekolah

Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/03/2026).
Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/03/2026). (foto : Setneg)

JAKARTA, Inibalikpapan.com– Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmennya untuk terus berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa negara hadir hingga ke pelosok desa untuk memastikan pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya menghadapi kesulitan sendiri. Negara hadir, bekerja, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3/2026).

Akses Pendidikan: Anak Sekolah Tak Perlu Lepas Sepatu Lagi

Salah satu capaian mencolok dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir adalah percepatan infrastruktur penunjang pendidikan. Pemerintah berhasil menyelesaikan pembangunan 218 jembatan gantung hanya dalam waktu 2,5 bulan.

“Kini anak-anak dapat menyeberang sungai menuju sekolah dengan lebih aman tanpa harus melepas sepatu,” jelas Teddy.

Selain jembatan, pemerintah juga telah merenovasi lebih dari 16.000 sekolah dan fasilitas sanitasi (toilet) di berbagai daerah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan layak bagi para siswa.

Perlindungan Digital dan Ekonomi Lokal

Tak hanya infrastruktur fisik, pemerintah juga menaruh perhatian pada ruang digital bagi generasi muda melalui implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) guna membangun lingkungan digital yang sehat.

Di sektor ekonomi, pemerintah meluncurkan berbagai program pemberdayaan, di antaranya:

  • Program Gentengisasi: Upaya memperkuat pelaku UMKM lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
  • Ketahanan Pangan: Panen raya udang di lahan seluas 200 hektare yang melibatkan warga binaan di Nusakambangan dan Kendal sebagai bentuk pembinaan produktif.

Dukungan Sosial dan Keagamaan

Kehadiran negara juga menyentuh aspek sosial dan tradisi keagamaan. Di Aceh, pemerintah memberikan dukungan nyata untuk menyambut Ramadan dan Lebaran melalui penyaluran 70.000 mushaf Al-Qur’an serta bantuan 3.000 ekor sapi untuk menjaga tradisi Meugang.

Seskab Teddy menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan pengejawantahan dari visi Presiden Prabowo untuk memastikan pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan sosial di seluruh lapisan masyarakat Indonesia. / Setneg

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses