Cegah Mati Lampu saat Lebaran, PLN UID Kaltimra Pantau 24 Jam di 95 Posko
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Menjelang Lebaran, listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan tetap menyala tanpa gangguan. PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menyiapkan 95 posko siaga dan ratusan petugas untuk mengantisipasi potensi mati lampu saat momen krusial Idulfitri 1447 Hijriah.
Momen Lebaran bukan sekadar perayaan, tapi juga waktu paling sibuk bagi masyarakat—dari ibadah di masjid, aktivitas rumah tangga, hingga lonjakan usaha kecil.
Gangguan listrik sekecil apa pun bisa berdampak besar. Mulai dari salat berjamaah terganggu, makanan rusak, hingga pelaku UMKM kehilangan omzet di hari yang seharusnya paling ramai.
Karena itu, PLN UID Kaltimra memperkuat sistem siaga penuh selama Ramadan hingga Idulfitri.
95 Posko Siaga dan Pengamanan di Titik Vital
Sebanyak 95 posko disiagakan di berbagai titik strategis. Pengamanan difokuskan pada lokasi prioritas seperti masjid dan rumah ibadah, rumah sakit dan fasilitas kesehatan, pusat keramaian, dan infrastruktur vital.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan seluruh sistem telah dipastikan siap.
“Dengan 95 posko siaga yang tersebar, kami memastikan PLN siap 24 jam menjaga listrik tetap andal,” ujarnya.
PLN juga menerapkan pola siaga penuh dengan penguatan monitoring sistem secara real-time. Petugas disebar di berbagai wilayah untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan.
Langkah ini penting untuk memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman, terutama saat malam takbiran hingga hari raya.
“Harapannya, masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa gangguan listrik,” tambah Chaliq.
PLN Mobile Jadi Andalan Warga saat Darurat
Selain kesiapan di lapangan, masyarakat juga diminta memanfaatkan aplikasi PLN Mobile.
Lewat aplikasi ini, warga bisa melaporkan gangguan listrik, memantau layanan kelistrikan, dan mendapat respons lebih cepat.
Dengan kesiapan ini, PLN optimistis masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bisa menjalani Lebaran dengan lebih tenang.
Listrik yang stabil bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menjaga kelancaran ibadah, usaha, dan momen kebersamaan keluarga di hari raya.***
BACA JUGA

