Disdukcapil Balikpapan Pastikan Belum Ada Lonjakan Pendatang

Tirta Dewi
Kepala Disdukcapil Balikpapan Tirta Dewi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan memastikan belum terjadi lonjakan pendatang pascalibur panjang maupun pergerakan masyarakat terbaru. 

Data pelayanan administrasi kependudukan menunjukkan jumlah pendatang yang mengurus dokumen masih relatif stabil.

Kepala Disdukcapil Kota Balikpapan, Tirta Dewi, menyebutkan bahwa pada periode 25 hingga 27, jumlah pendatang yang tercatat hanya sekitar 75 orang. “Belum ada lonjakan signifikan. Angkanya masih relatif sama seperti tahun lalu. Balikpapan ini kan kota transit, banyak yang hanya singgah sebelum melanjutkan ke Penajam Paser Utara atau wilayah lain,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, Disdukcapil tetap mengimbau masyarakat yang datang ke Balikpapan, khususnya untuk bekerja dalam jangka waktu tertentu, agar melaporkan keberadaannya. Pelaporan dapat dilakukan melalui RT setempat atau secara mandiri melalui layanan administrasi kependudukan sebagai penduduk non-permanen.

“Tidak dilarang orang datang ke Balikpapan. Namun, kalau memang tinggal cukup lama, sebaiknya melakukan pelaporan, baik ke RT maupun melalui layanan Disdukcapil. Kalau sudah menetap, tentu disarankan untuk mengurus perpindahan domisili secara resmi,” jelas Tirta.

Di sisi lain, Disdukcapil Balikpapan juga terus menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di tengah masyarakat. Program ini dinilai mendapat respons positif dan antusiasme yang tinggi dari warga.

Layanan Aktivasi IKD

Saat ini, layanan aktivasi IKD telah tersedia di 21 kelurahan yang tersebar di enam kecamatan. Selain itu, Disdukcapil juga melakukan strategi “jemput bola” ke wilayah yang belum memiliki perangkat layanan.

“Mulai pekan ini, kami fokus di wilayah Balikpapan Barat, khususnya di Kelurahan Margasari. Selama satu bulan penuh, setiap Selasa hingga Kamis, tim kami akan hadir langsung untuk melayani aktivasi IKD,” kata Tirta.

Untuk memperluas jangkauan sosialisasi, Disdukcapil turut melibatkan para ketua RT. Mereka diberikan akses dan tanggung jawab untuk mengedukasi serta mengimbau warga agar segera mengaktifkan IKD di kelurahan terdekat.

“Sosialisasi sudah kami lakukan bersama lurah dan camat. Sekarang kami perkuat peran RT, karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Harapannya, aktivasi IKD bisa semakin merata,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Disdukcapil Balikpapan berharap pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah diakses dan kesadaran masyarakat dalam tertib administrasi terus meningkat.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses