Dishub Balikpapan Matangkan Launching Zona Pick Up–Drop Off Bus Bacitra di Bandara Lama Sepinggan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Perhubungan Kota Balikpapan mematangkan persiapan peluncuran Zona Pick Up dan Drop Off untuk layanan Bus Bacitra dan angkutan antarmoda rute Balikpapan–IKN. Kepastian itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas instansi yang digelar Selasa (3/3/2026) di Aula Lantai 4 Kantor Dishub Balikpapan.

Rapat tersebut melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Timur, Angkasa Pura I, PT Sinarjaya Megah Langgeng, serta perwakilan perusahaan angkutan bandara. Peluncuran dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 di shelter Bandara Lama Balikpapan.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci memastikan kesiapan teknis dan operasional menjelang peresmian.

“Penataan ini bukan sekadar memindahkan titik layanan. Ini bagian dari upaya membangun sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan terintegrasi,” ujar Fadli.

Ia menjelaskan, zona pick up yang sebelumnya berada di depan area utama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan akan dihapus dari aplikasi Mitra Darat dan dialihkan ke shelter Bandara Lama. Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi potensi kepadatan kendaraan di akses utama bandara.

“Kami ingin arus lalu lintas lebih terkendali. Dengan pemusatan layanan di satu titik, proses naik dan turun penumpang bisa lebih tertata,” tegasnya.

Menurut Fadli, relokasi ini juga menjadi bagian dari integrasi layanan transportasi yang menghubungkan Balikpapan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Titik layanan yang terpusat diharapkan memudahkan penumpang yang melanjutkan perjalanan ke pusat kota maupun IKN.

Pihak Angkasa Pura I menyambut baik rencana tersebut. Penataan zona layanan dinilai akan mendukung kelancaran operasional bandara sekaligus memberi kepastian lokasi bagi pengguna jasa transportasi lanjutan.

Sementara itu, operator angkutan memastikan kesiapan armada serta penyesuaian sistem pemesanan di aplikasi. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan digencarkan sebelum peluncuran resmi.

“Harapan kami, kebijakan ini menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung konektivitas Balikpapan sebagai kota penyangga IKN,” tutup Fadli.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses