Ditengah Isu Tunggakan Gaji, Pemain Persiba Balikpapan Tegaskan akan Berjuang Curi Poin di Kandang Persela

Skuat Persiba Balikpapan tengah berlatih / Oficial Persiba Balikpapan
Skuat Persiba Balikpapan tengah berlatih / Oficial Persiba Balikpapan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Di balik krisis finansial yang mencekik Persiba Balikpapan, tersisa satu hal yang masih berdiri tegak: integritas para pemain.

Menjelang laga penting melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Minggu (4/1/2026), skuat Tim Selicin Minyak menegaskan komitmen untuk bertarung habis-habisan demi harga diri klub, meski dihantui isu tunggakan gaji.

Gelandang jangkar Persiba, Dwi Geno Nofiansyah, menjadi representasi suara rekan-rekannya di ruang ganti. Ia memastikan bahwa urusan perut tidak akan mengurangi daya juang mereka di atas rumput hijau.

Komitmen di Tengah Badai Finansial

Manajemen Persiba saat ini memang tengah berjuang keras menghadapi kesulitan keuangan akibat minimnya dukungan dari sektor swasta di Balikpapan dan Kaltim. Namun, bagi para pemain, lapangan adalah tempat pembuktian kualitas, bukan tempat mengeluh.

“Saya mewakili pemain akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik di lapangan. Dalam kondisi yang ada saat ini, kami tetap berkomitmen untuk bekerja keras, menjaga fokus, dan berjuang demi mencuri poin,” tegas Geno (3/1).

Pemain dengan postur 170 cm ini menyadari bahwa melawan Persela tidak akan mudah, namun profesionalisme menjadi motivasi tambahan untuk memutus tren negatif.

Statistik yang Menyesakkan Dada

Beban yang dipikul Dwi Geno dkk memang sangat berat. Selain persoalan gaji, mereka harus menghadapi fakta pahit di atas kertas:

  • Kemarau Kemenangan: Sudah 6 pertandingan dilalui tanpa satu pun kemenangan.
  • Momen Terakhir Berjaya: Kemenangan terakhir dirasakan lebih dari dua bulan lalu, tepatnya 26 Oktober 2025 saat menang 3-0 atas Persiku Kudus.
  • Papan Bawah: Koleksi 11 poin membuat Persiba kini terancam tenggelam di zona degradasi jika kembali gagal mendulang poin.

Menanti Mukjizat di Surajaya

Laga sore nanti bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa; ini adalah panggung pembuktian bagi para penggawa Beruang Madu. Publik Balikpapan menanti apakah Lorensius dkk mampu mengesampingkan persoalan finansial untuk mengembalikan martabat tim yang sedang terluka.

Dukungan dari suporter setia terus mengalir lewat media sosial, memberikan kekuatan moral bagi tim yang sedang pincang secara ekonomi namun ingin tetap tegak secara prestasi.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses