Dokter Forensik : Ada Benturan Di Kepala Remaja DA Berkali-kali Hingga Kehilangan Kesadaran dan Berujung Kematian
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Hingga kini pihak kepolisian masih belum memberikan informasi terkait penyebab kematian remaja DA (14) asal Manggar, Kota Balikpapan.
Namun fakta baru yang diperoleh inibalikpapan menyebutkan, adanya benturan kuat pada bagian kepala, tepatnya atas mata sekitar dahi samping, remaja DA.
Informasi itu diperoleh dari Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan Gusti Dharma kepada Inibalikpapan.com, Senin (13/5/2024)..
Gusti Dharma yang langsung melakukan proses autopsi jenazah remaja DA.
“Ada benturan yang kuat pada bagian kepala korban,” ujarnya.
Gusti Dharma melanjutkan, adapun benturan di kepala yang dialami DA, bukan dari benda tumpul. Melainkan kepala korban yang diarahkan ke benda.
“Tidak pakai alat misal pemukul. Tapi kepala korban dibenturkan ke benda keras, kemungkinan besar dinding rumah,” ujarnya.
Kata Gusti, akibat adanya benturan di kepala, korban mengalami cedera berat yang menyebabkan kehilangan kesadaran dan berujung koma hingga kematian.
“Pada saat dibenturkan ini korban juga akan mengalami muntah-muntah,” akunya.
Bahkan menurutnya, benturan itu dilakukan secara berulang-ulang kali dengan rentan waktu yang berdekatan.
“Jadi bukan hanya sekali, tapi berkali-kali kepala korban dibenturkan ke dinding,” imbuhnya.
Ada Memar Pada Tubuh Korban
Sementara itu, terkait dengan tubuh korban yang mengalami memar-memar pada bagian belakang badan hingga ke leher pada saat korban baru meninggal.
Gusti tidak bisa merincikan, karena pada saat proses autopsi jenazah DA sudah mengalami pembusukan.
“Tapi ini tidak bisa menjadi faktor utama kematian DA, kita fokus ke benturan dibagian kepala,” akunya.
Pihaknya juga sangat menyayangkan kepada pihak kepolisian yang telat memberikan informasi kematian DA ke pihak keluarganya.
“Harusnya diinformasikan. Kalau pun ada kendala juga disampaikan, sehingga pihak keluarga korban tidak merasa seolah penyelidikan tidak berlanjut,” usulnya.
Sedangkan Siska kakak dari remaja DA membenarkan, jika pada saat kejadian dirinya melihat kondisi tubuh DA disekitarnya ada bekas muntahan yang berada dibeberapa titik.
“Saya lihat tubuh ade saya ini terlentang kayak orang ditidurkan, dekatnya ada muntahan,” aku Siska.
Hanya saja dia tidak memastikan pada bagian kepala korban apakah ada bekas benturan atau tidak, karena posisinya lagi panik dan berusaha cepat membawa DA ke rumah sakit.
“Gak sempat lihat, cuma pas jenazah DA ini dibawa pulang ke rumah, baru saya lihat ada memar di tubuh bagian belakang hingga leher dan dekat dahi samping,” akunya.
Dikonfirmasi ke Kapolsek Balikpapan Timur AKP Jajat Sudrajat terkait kasus ini, apakah ada informasi terbaru. Pihaknya hanya menjawab masih dalam tahap proses penyelidikan dan enggan membeberkan lebih jauh.
“Masih dalam tahap penyelidikan mas,” singkatnya.
BACA JUGA
