Dorong Daya Saing Lokal, Ajang Arindama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui berbagai inovasi. Salah satunya lewat ajang Penilaian Arindama yang berlangsung meriah pada Sabtu (16/8/2025) di Pasar Tumpah Bukit Pringgodani, Balikpapan Selatan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita itu sukses menarik antusiasme masyarakat. Sejak pagi, area pasar yang biasanya menjadi pusat transaksi harian warga berubah menjadi ruang apresiasi kreatif, dipadati pengunjung yang datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati rangkaian acara.
Ajang Arindama melibatkan lebih dari 50 pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga kelompok seni budaya. Mereka menampilkan produk-produk lokal unggulan, kuliner khas, kerajinan tangan, serta inovasi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, menegaskan bahwa Arindama bukan sekadar penilaian, melainkan ruang evaluasi sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus berinovasi.
“Melalui Arindama, kita ingin melihat sejauh mana kreativitas masyarakat berkembang, sekaligus memberikan dorongan agar terus melahirkan inovasi baru yang mampu meningkatkan daya tarik wisata dan menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujarnya.
Ratih menambahkan, pengembangan pariwisata di Balikpapan tidak bisa hanya bergantung pada potensi sumber daya alam, tetapi juga harus ditopang oleh kreativitas masyarakat dalam menghasilkan produk-produk bernilai tambah.
Lokasi Dipilih dengan Pertimbangan Khusus
Pemilihan Pasar Tumpah Bukit Pringgodani sebagai lokasi juga dianggap tepat. Menurut panitia, kawasan ini merefleksikan perpaduan antara atmosfer tradisional dan modern. Selain itu, lokasinya mudah dijangkau masyarakat sehingga mampu mengundang lebih banyak partisipasi publik.
Selain sesi penilaian, acara turut dirangkai dengan pameran UMKM, bazar kuliner, hingga penampilan seni budaya lokal. Musik tradisional, tari-tarian khas daerah, hingga atraksi kreatif anak muda Balikpapan menambah semarak suasana.
Kenalkan Produk ke Pasar
Salah satu pelaku UMKM kuliner, Dewi Lestari, mengaku senang bisa ikut serta dalam ajang ini.
“Kami jadi punya kesempatan memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan agar UMKM semakin berkembang,” katanya.
Strategi Membangun Daya Saing di Era IKN
Pemerintah Kota menargetkan kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Apalagi, dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan akan semakin memiliki peran penting sebagai kota penyangga.
“Dengan adanya IKN, potensi pasar terbuka lebar. Tapi agar bisa bersaing, produk lokal kita harus punya kualitas dan identitas yang kuat. Inilah tujuan utama Arindama, membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing,” tambah Ratih Kusuma.
Kegiatan ini ditutup dengan pengumuman pemenang penilaian Arindama yang dinilai berdasarkan aspek inovasi, kearifan lokal, keberlanjutan, dan dampak ekonomi. Para pemenang mendapatkan apresiasi dari pemerintah kota berupa penghargaan dan peluang untuk dipromosikan dalam event skala lebih besar.
Dengan tingginya partisipasi warga, Arindama 2025 diproyeksikan bakal menjadi agenda tahunan yang konsisten mendorong lahirnya inovasi, memperkuat identitas budaya, sekaligus menumbuhkan kebanggaan lokal bagi masyarakat Balikpapan.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA
