DPMPTSP Balikpapan Kejar Rp3 Triliun di Akhir Tahun, Optimisme Investasi Masih Terbuka

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Meski target investasi Kota Balikpapan tahun 2024 belum sepenuhnya tercapai, Pemerintah Kota melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tetap menunjukkan optimisme tinggi. 

Dengan sisa waktu beberapa minggu menjelang tutup tahun, kekurangan investasi sekitar Rp3 triliun dari target Rp22 triliun dinilai masih realistis untuk dikejar.

Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, menegaskan bahwa dinamika realisasi investasi tidak selalu tercermin secara bulanan. Ia menjelaskan, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi pada 3 September lalu, data resmi investasi tahun berjalan baru akan diumumkan secara komprehensif pada Januari 2025. Karena itu, angka sementara tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur pencapaian.

“Pelaporan investasi tidak dilakukan setiap bulan. Data resmi akan dirilis pada tiga bulan pertama tahun depan. Jadi masih ada peluang besar untuk mengejar target,” ujar Hasbullah, Kamis (18/12/2025).

Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Kinerja investasi Balikpapan pada tahun sebelumnya menjadi modal penting. Pada 2023, realisasi investasi tercatat mencapai Rp25 triliun, jauh melampaui target Rp20 triliun. Atas capaian tersebut, pemerintah daerah menaikkan target tahun 2024 menjadi Rp22 triliun sebagai bentuk kepercayaan terhadap daya tarik Balikpapan di mata investor.

Hasbullah menyebut, sektor industri pengolahan masih menjadi tulang punggung investasi daerah. Khususnya pengolahan bahan kimia yang berkaitan dengan minyak dan kelapa sawit, termasuk produksi Crude Palm Oil (CPO), yang hingga kini masih menunjukkan geliat positif. Keberadaan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) juga dinilai memberikan sentimen positif terhadap minat investor.

“Balikpapan masih memiliki daya tarik kuat, terutama di sektor pengolahan. Ini yang terus kita dorong agar realisasi investasi bisa maksimal,” katanya.

Selain mengandalkan sektor unggulan, DPMPTSP juga terus berupaya meningkatkan kemudahan perizinan dan kepastian investasi. Reformasi birokrasi dan pelayanan terpadu satu pintu menjadi strategi utama untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha, khususnya di tengah persaingan antar daerah dalam menarik investasi.

Terkait target investasi tahun 2025, Hasbullah menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh. Penetapan target baru direncanakan akan diumumkan pada Maret atau April 2025, setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan global serta potensi daerah.

Dengan sisa waktu yang ada, Pemkot Balikpapan berharap realisasi investasi dapat terus bergerak positif hingga akhir tahun. Pemerintah optimistis, kolaborasi antara dunia usaha dan kebijakan yang pro-investasi akan menjadi kunci untuk menutup kekurangan target dan menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses