DPR Desak Basuki Hadimuljono Terapkan Gerakan Hemat Energi di IKN
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, secara resmi meminta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, untuk segera mengimplementasikan sistem penghematan energi secara masif di kawasan IKN. Desakan ini muncul menyusul ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat dinamika geopolitik global yang kian memanas.
Langkah ini dinilai krusial agar pembangunan ibu kota baru tidak hanya megah secara infrastruktur, tetapi juga tangguh dan efisien dalam menghadapi krisis energi global.
IKN Harus Jadi Pelopor Efisiensi Energi
Dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan Kepala OIKN di Senayan, Senin (30/03/2026), Ujang menekankan bahwa IKN harus menunjukkan kesiapsiagaan terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan dari fluktuasi harga energi.
“Saya harap di IKN juga, terkait program penghematan listrik dan energi, mohon Pak Bas (Basuki Hadimuljono) melakukan gerakan penghematan juga,” ujar Ujang Bey di Gedung Nusantara.
Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengingatkan bahwa situasi energi global saat ini berdampak langsung pada postur APBN dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Belajar dari Kebijakan Penghematan di Gedung DPR
Ujang menjelaskan bahwa langkah efisiensi ini bukanlah hal baru. Sekretariat Jenderal DPR RI sendiri telah lebih dahulu mengeluarkan surat edaran resmi terkait penghematan penggunaan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan parlemen.
“Kemarin alhamdulillah DPR lewat Kesekjenan sudah menyampaikan surat edaran terkait penghematan kelistrikan dan BBM di kantor DPR. Langkah serupa harus diikuti oleh OIKN,” tambahnya.
Fokus pada Keberlanjutan di Tengah Tantangan Global
Menurut Ujang, efisiensi energi adalah kunci keberlanjutan IKN sebagai kota masa depan. Ia berharap OIKN tidak hanya fokus pada percepatan fisik, tetapi juga membangun budaya hemat energi di setiap lini pemerintahan yang ada di Nusantara.
Gerakan penghematan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas anggaran pembangunan di tengah tantangan global yang kian dinamis dan sulit diprediksi.
BACA JUGA
