DPR Ingatkan Dampak Konflik Global: Waspada Kenaikan Harga, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Di tengah meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah yang mulai menekan stabilitas ekonomi dunia, masyarakat Indonesia diimbau untuk tetap tenang dan menjaga solidaritas. Ketegangan global ini diprediksi akan berdampak pada jalur distribusi energi dan berisiko memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di dalam negeri.
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, mengingatkan bahwa meski Indonesia jauh dari pusat konflik, dampak kenaikan harga minyak internasional sulit dihindari.
Antisipasi Lonjakan Harga Minyak dan Bahan Pokok
Gangguan pada distribusi energi dunia berpotensi mendorong kenaikan harga bahan bakar dan biaya logistik. Kondisi ini secara otomatis akan memberikan tekanan pada harga kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat luas.
“Langkah preventif menjadi sangat penting agar dampak global tidak langsung dirasakan secara berat oleh rakyat,” ujar Okta dalam keterangannya, dikutip dari laman DPR.
Pemerintah sendiri telah menyiapkan skema antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat, termasuk:
- Penghematan Energi: Mendorong penggunaan energi secara lebih efisien.
- Fleksibilitas Kerja: Opsi pengurangan mobilitas melalui skema Work From Home (WFH) untuk menekan konsumsi BBM nasional.
Idulfitri Jadi Kekuatan Ketahanan Sosial
Politisi Fraksi PAN ini menilai momentum Idulfitri 1447 Hijriah sangat relevan sebagai penguat ketahanan sosial bangsa. Tradisi silaturahmi dan saling berbagi di hari kemenangan dianggap sebagai modal utama Indonesia menghadapi tekanan luar negeri.
“Di tengah dunia yang penuh konflik, Indonesia justru memiliki kekuatan pada persatuan dan kebersamaan masyarakatnya,” lanjut Okta.
Waspada Spekulasi dan Berita Hoaks
Selain tantangan ekonomi, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang belum tentu benar. Situasi global yang tidak menentu kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang memicu kepanikan (panic buying).
Sikap rasional dan tetap mendukung kebijakan jangka panjang pemerintah dinilai menjadi kunci agar Indonesia mampu melewati masa sulit ini dengan baik. Lebaran tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada solidaritas warganya.
BACA JUGA
