DPRD Balikpapan Ingatkan Pemda Jaga Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Jafar Sidik

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengingatkan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan. Serta stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan hingga Idulfitri. 

Langkah antisipasi dinilai penting mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat pada periode tersebut yang berpotensi memicu lonjakan harga jika tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai.

Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik, mengatakan pengawasan terhadap stok dan distribusi bahan pokok merupakan bagian dari tugas dan fungsi Komisi II. Khususnya yang berkaitan dengan sektor perdagangan. Ia menegaskan bahwa kesiapan pemerintah daerah harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kelangkaan barang di pasaran.

“Ini menjadi perhatian kami di Komisi II, terutama terkait ketersediaan bahan pokok seperti sayur-mayur dan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Jafar, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, Dinas Perdagangan memiliki peran sentral dalam mengatur ketersediaan stok serta memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar. Jika pengawasan tidak dilakukan secara maksimal, potensi kekosongan barang di pasar dapat terjadi dan berdampak langsung pada kenaikan harga yang cukup tinggi.

“Kami berharap jangan sampai terjadi kelangkaan atau kekosongan barang yang kemudian berdampak pada lonjakan harga yang cukup signifikan dan memberatkan masyarakat,” katanya.

Jafar menjelaskan, secara hukum ekonomi, peningkatan permintaan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok akan mendorong kenaikan harga. Namun kondisi tersebut, menurutnya, seharusnya dapat diantisipasi melalui komunikasi yang baik serta pengawasan yang ketat antara pemerintah daerah, distributor, dan pedagang.

“Kalau komunikasi dan pengawasan berjalan baik, seharusnya bisa dikendalikan. Saat ini kondisi masih relatif aman, tetapi kita tetap harus waspada,” jelasnya.

Cegah Penimbunan Barang

Ia juga mengingatkan adanya potensi praktik penimbunan barang oleh oknum pedagang menjelang Ramadan. Tindakan tersebut dinilai dapat memperparah kelangkaan dan memicu lonjakan harga di pasar.

“Permintaan meningkat, lalu ada yang mencari keuntungan lebih dengan menahan stok. Ini yang harus diantisipasi agar tidak terjadi penimbunan,” tegas Jafar.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Komisi II DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan. Sementara pengendalian langsung di lapangan menjadi tanggung jawab dinas teknis terkait. Ia juga mengajak peran aktif media dan masyarakat untuk ikut memantau kondisi di pasar.

Jafar menyebut beberapa komoditas yang biasanya mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan, antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur. Sementara untuk komoditas beras. Ia menilai ketersediaannya masih relatif aman dan kenaikan harganya tidak signifikan.

“Komoditas itu-itu saja yang biasanya naik. Untuk beras, sejauh ini masih aman,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses