DPRD Minta DKK Perkuat Antisipasi, Kasus Campak di Balikpapan Jadi Perhatian
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Munculnya kasus campak di Kota Balikpapan mendapat perhatian serius dari DPRD setempat. Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) segera mengambil langkah antisipasi guna mencegah penyebaran penyakit tersebut semakin meluas.
Gasali menegaskan, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar kasus campak tidak berkembang menjadi wabah di tengah masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya respons cepat dari pemerintah, mengingat penyakit ini tergolong mudah menular, terutama pada anak-anak.
“Paling tidak kita harus mengantisipasi agar penyakit ini tidak meluas. Jangan sampai menjadi wabah di Kota Balikpapan,” ujar Gasali, Jumat (27/3/2026).
Menurut dia, DKK Balikpapan perlu meningkatkan pengawasan serta memperkuat langkah-langkah pencegahan di lapangan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar warga memahami gejala, cara penularan, serta pentingnya imunisasi sebagai perlindungan utama terhadap campak.
Gasali juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kondisi kesehatan, termasuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap. Ia menekankan bahwa penanganan penyakit menular tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat bersama Dinas Kesehatan untuk melakukan antisipasi agar penyakit ini tidak terjadi secara luas dan tidak menyebar ke mana-mana,” katanya.
Tingkat Layanan
Sebelumnya, Pemerintah Kota Balikpapan melalui DKK telah melaporkan adanya puluhan kasus campak yang tersebar di sejumlah wilayah. Temuan ini mendorong peningkatan kewaspadaan serta percepatan langkah penanganan di tingkat layanan kesehatan.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian, DKK Balikpapan kini menggencarkan program imunisasi, khususnya bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksin secara lengkap. Selain itu, pelacakan kasus dan pemantauan kontak erat juga mulai diperkuat untuk memutus rantai penularan.
DKK juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko penyebaran penyakit di tengah aktivitas masyarakat yang semakin meningkat.
Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan kasus campak di Balikpapan dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa.***
BACA JUGA
