DPU Balikpapan Giatkan Pembersihan Saluran Air Untuk Cegah Banjir

Pihak UPT DPU Balikpapan rutin membersihkan saluran drainase demi cegah banjir. (Foto:Ist)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com– Menghadapi musim hujan yang mulai mendekat, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan semakin intens melakukan pembersihan saluran air di berbagai titik. 

Upaya ini bertujuan menjaga kelancaran aliran air, mencegah terjadinya genangan, sekaligus mengantisipasi potensi banjir di kawasan permukiman.

Pembersihan rutin dilakukan dengan dua fokus utama, yakni mengangkat sampah rumah tangga yang banyak menumpuk di saluran serta pengerukan sedimentasi pasir dan lumpur yang terbawa air hujan. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari agenda harian Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PU Balikpapan.

Kepala UPTD PU Balikpapan, Rahmad, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan sumber daya, baik tenaga maupun peralatan. “Kami telah melakukan pembersihan rutin setiap hari, dengan fokus utama pada saluran primer. Saat ini, alat berat ditempatkan di kawasan perumahan tentara hingga jembatan BLK. Jalur kerja dimulai dari waduk depan kantor UPTD hingga ke jembatan tersebut,” ungkap Rahmad, Kamis (18/9/2025).

Ia menjelaskan, dalam satu hari kerja, petugas mampu mengangkut sekitar 10 ret material, dengan satu ret setara kurang lebih lima kubik. Namun, pada hari Jumat dan Sabtu, karena jam kerja hanya setengah hari, jumlah material yang terangkut lebih sedikit, sekitar enam ret.

Menurut Rahmad, beban kerja petugas kerap bertambah akibat masih banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan ke dalam saluran. Padahal, keberadaan sampah tersebut selain memperberat pengerjaan, juga menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.

“Pekerjaan rutin ini tidak hanya mengangkat pasir dan lumpur, tetapi juga membersihkan tumpukan sampah rumah tangga. Kami sangat berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke saluran. Kalau saluran bersih, air bisa mengalir lancar, dan potensi banjir bisa ditekan,” tegasnya.

Pentingnya Jaga Lingkungan

Rahmad juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif. Menurutnya, sebaik apa pun program pemerintah, tanpa dukungan masyarakat, hasilnya tidak akan maksimal. “Masih banyak ditemukan sampah di saluran. Kalau kita hanya mengandalkan petugas, pekerjaan ini akan berulang terus-menerus. Karena itu, kami minta kerja sama semua pihak, khususnya warga sekitar, agar pembersihan ini benar-benar efektif,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Balikpapan kerap menghadapi persoalan genangan air hingga banjir saat musim penghujan tiba. Beberapa wilayah rawan berada di kawasan dataran rendah maupun daerah dengan kepadatan penduduk tinggi. 

Pembersihan saluran menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko tersebut, sekaligus bagian dari upaya pemerintah menjaga infrastruktur kota tetap berfungsi optimal.

Dengan rutinnya kegiatan ini, Dinas PU berharap aliran air di Balikpapan tetap terjaga. Saluran yang bersih akan membuat kota lebih siap menghadapi curah hujan tinggi, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga. 

“Intinya, kita ingin bersama-sama menjaga lingkungan. Kalau saluran terpelihara, dampaknya langsung bisa dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko banjir,” tutup Rahmad.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses