“Dua Kota Satu Panggung Part II” Hadir Lebih Besar: 150 Karya Seni Kolaborasi Palu–Balikpapan Tampil di Borneo Bay Park
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Gelaran seni “Dua Kota Satu Panggung Part II” kembali digelar di Borneo Bay Park Balikpapan, menghadirkan panggung kolaborasi yang lebih matang dan lebih besar dibanding edisi perdana.
Ajang kreatif ini mempertemukan para pelaku seni dari Kota Palu dan Kota Balikpapan dalam lintasan karya teater, musik, seni rupa, tari, hingga sastra.
Ketua Panitia, Panca Bayi Mursi, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini tumbuh signifikan dari segi jumlah partisipan maupun kualitas kurasi.
“Part 2 ini lebih lengkap dan lebih banyak partisipasinya. Ada lebih dari 150 bentuk penampilan dan penerimaan karya yang kita tampilkan bersama,” jelasnya.
Berawal dari Pameran Seni, Menjadi Ruang Kolaborasi Dua Kota
Panca memaparkan bahwa lahirnya program kolaboratif ini bermula dari pertemuan spontan para seniman Balikpapan dan Palu di sebuah pameran seni. Percakapan santai yang berkembang menjadi diskusi panjang melahirkan ide untuk menciptakan sebuah ruang bersama lintas kota.
“Awalnya teman-teman seni rupa mengadakan pameran di sini. Dari obrolan kreatif itu, muncul ide membuat panggung kolaborasi ini. Dan syukurnya, antusias kedua kota sangat luar biasa,” ujarnya.
Panca menambahkan bahwa penyelenggaraan Part I yang juga berlangsung di Balikpapan memberikan banyak pelajaran penting yang kini diterapkan di gelaran kedua, mulai dari pengelolaan ruang pamer, kurasi karya, hingga penguatan jejaring seniman dua kota.
Harapan Besar: Balikpapan Lakukan Kunjungan Balasan ke Palu
Lebih dari sekadar pameran seni, Panca menegaskan bahwa misi besar dari gerakan kreatif ini adalah terbangunnya hubungan timbal balik antar pelaku seni.
“Palu sudah dua kali datang ke sini. Harapannya, Balikpapan juga bisa melakukan kunjungan balasan. Ke depan, kita ingin membentuk jalur kolaborasi seni segitiga emas: Palu – Makassar – Balikpapan,” tegasnya.
Menurutnya, koneksi tiga kota ini akan memperkuat ekosistem seni di kawasan Indonesia Timur, sehingga kolaborasi tidak berhenti sebagai pertunjukan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan.
Kolaborasi untuk Menguatkan Ekosistem Seni Indonesia Timur
Dengan melibatkan lebih banyak disiplin seni, gelaran ini menjadi ruang belajar bersama sekaligus wadah pertukaran gagasan yang memperkaya warna seni kontemporer di Palu dan Balikpapan.
Penyelenggara berharap kegiatan ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi para pelaku seni di kawasan Timur Indonesia.
BACA JUGA
