Dua Sopir Positif Sabu, Polda Kaltim Gelar Tes Urine di Pelabuhan Kariangau Jelang Mudik

Sopir
Para sopir di pelabuhan kariangau Balikpapan memgikuti tes urine. (Foto:Inibalikpapan.com/Polda Kaltim).

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur menggelar pemeriksaan urine terhadap sopir angkutan penumpang dan barang di Pelabuhan Ferry Kariangau, Rabu (18/3/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, guna memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan.

Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 17.00 Wita itu dipimpin langsung oleh Romy Tamtelahitu, dengan melibatkan tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim serta sejumlah instansi terkait.

Sebanyak 20 sopir dipilih secara acak untuk menjalani tes urine. Hasilnya, dua sopir berinisial SY dan KH yang diketahui hendak melakukan perjalanan menuju Sulawesi dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu.

“Inisialnya SY dan KH, mereka kedapatan urine-nya positif. Dari hasil interogasi sementara, keduanya mengaku menggunakan sabu dan hendak berangkat menuju Sulawesi,” ujar Romy di lokasi kegiatan.

Arus Mudik Lebaran

Romy menegaskan, pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya menjelang puncak arus mudik Lebaran.

“Kegiatan ini didasari niat baik untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Sesuai penekanan Kapolda Kaltim dalam Operasi Ketupat 2026, Polri wajib memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus dua sopir yang dinyatakan positif tersebut. Tidak menutup kemungkinan proses lanjutan akan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) atau penerapan wajib lapor.

“Sementara kita masih dalami. Tidak menutup kemungkinan kita akan berkoordinasi dengan BNN atau melakukan wajib lapor,” ucapnya.

Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Kalimantan Timur, personel kepolisian setempat, serta Kapos Polisi Pelabuhan Kariangau. Total sebanyak 19 personel gabungan diterjunkan dalam pelaksanaan pemeriksaan.

Proses pemeriksaan diawali dengan briefing kepada seluruh tim gabungan. Kemudian dilanjutkan dengan tes urine menggunakan alat rapid test yang disiapkan tim medis. Para sopir yang diperiksa juga diminta menunjukkan identitas. Serta memberikan persetujuan sebelum menjalani tes.

Polda Kaltim memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama masa arus mudik. Guna meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh narkotika.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses